- Kevin Diks merasa tidak puas dengan rentetan tujuh laga tanpa kemenangan Borussia Monchengladbach meski dirinya rutin mendapatkan menit bermain reguler.
- Bek Timnas Indonesia ini menuntut rekan setimnya untuk tampil lebih konsisten dan tanpa kompromi agar Gladbach segera menjauh dari ancaman zona degradasi.
- Gladbach baru saja kalah 1-2 dari Freiburg dan kini menatap laga krusial kontra Union Berlin untuk mengamankan posisi mereka yang tertahan di peringkat 14 klasemen.
Suara.com - Bek andalan Timnas Indonesia, Kevin Diks, akhirnya angkat bicara merespons rentetan hasil buruk yang terus mendera klubnya, Borussia Monchengladbach, di kompetisi Bundesliga Jerman musim 2025/2026.
Pemain bertahan yang bermain di kasta tertinggi Eropa itu mengaku sangat tidak puas dengan laju timnya yang kini terjebak dalam pusaran tren negatif.
Kevin Diks secara jujur menggambarkan perjalanan Die Fohlen musim ini berjalan penuh liku karena sempat tampil kuat namun kini kembali kehilangan arah untuk meraih kemenangan.
Walaupun secara individu ia merasa cukup puas karena mendapat banyak menit bermain reguler, kondisi tim yang terus terpuruk membuat pencapaian pribadinya terasa hampa.
Menurutnya, satu-satunya jalan keluar dari masa krisis ini adalah segera bangkit dengan menunjukkan konsistensi tingkat tinggi di setiap pertandingan sisa.
Ia menuntut rekan-rekan setimnya untuk tampil lebih kejam dan tanpa kompromi saat beroperasi di area kotak penalti sendiri maupun ketika menyerang kotak penalti lawan.
Desakan sang bek sangat beralasan mengingat Borussia Monchengladbach kini telah melewati tujuh pertandingan berturut-turut tanpa pernah mencicipi raihan tiga poin.
Rentetan hasil minor tersebut menyeret skuad asuhan pelatih Gerardo Seoane ini terjerembap ke peringkat ke-14 klasemen sementara dengan koleksi 22 poin.
Situasi ini menjadi alarm bahaya tingkat tinggi karena mereka kini hanya terpaut jarak tipis tiga angka dari jurang zona degradasi Bundesliga.
Baca Juga: Bertabur Bintang Eropa, Ini 5 Pemain Naturalisasi Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Keterpurukan terbaru Gladbach terjadi pada laga pekan ke-23 saat mereka dipaksa menyerah dengan skor 1-2 oleh tuan rumah Freiburg di Europa-Park Stadion.
Pada laga tersebut, Kevin Diks yang baru saja pulih dari cedera langsung diberi kepercayaan turun sebagai pemain mula atau starter dan bermain solid selama 83 menit.
Sayangnya, performa impresif Diks di lini belakang belum cukup menghindarkan gawang Gladbach dari kebobolan melalui aksi Matthias Ginter pada menit ke-40 dan Igor Matanovic di menit ke-70.
Haris Tabakovic hanya mampu memberikan gol hiburan bagi tim tamu lewat aksinya menjelang pertandingan berakhir, yang tak cukup menyelamatkan mereka dari kekalahan menyakitkan.
Kini, ujian mental sesungguhnya menanti Kevin Diks dan kolega saat mereka dijadwalkan menjamu Union Berlin pada pertandingan pekan ke-24 mendatang.
Bermain di hadapan pendukung sendiri wajib dimaksimalkan sebagai momentum krusial bagi Borussia Monchengladbach untuk memutus tren buruk dan mengamankan poin penuh.
Di tengah tekanan internal yang semakin membesar, Kevin Diks tetap memelihara optimisme bahwa timnya memiliki kapasitas mumpuni untuk menjauh dari ancaman turun kasta musim depan.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Declan Rice: Ini Seperti Lotre
-
Rafael Benitez Tertarik Latih Timnas Italia, Sudah Pelajari Bahasanya
-
Rafael Leao Umumkan Tinggalkan AC Milan, Ingin Cari Tantangan Baru
-
Rodri Tak Terbebani Status Favorit, Fokus Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026
-
Hajar Finlandia Empat Gol, Julian Nagelsmann Puji Performa Pemain Jerman
-
Kebakaran Beracun Hantam Belgia! Persiapan Piala Dunia 2026 Mendadak Kacau
-
Lionel Messi Mendarat dengan Jet Pribadi, Argentina Langsung Tancap Gas di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19 2026, Matthew Baker Kunci
-
Cetak Sejarah! Sandy Walsh Sabet Treble Winner Bareng Buriram United Sebelum Bela Timnas Indonesia
-
Brasilnya Ancelotti Makin Menggila, Hajar Panama 6-2 Sebelum Bertolak ke Piala Dunia 2026