- Bek Benfica, Sidny Cabral, dikritik suporter karena meminta tukar *jersey* dengan Vinicius Jr usai kekalahan Liga Champions.
- Permintaan tersebut terjadi setelah Benfica tersingkir dari Liga Champions setelah kalah 1-2 dari Real Madrid di Bernabéu.
- Kritik muncul karena insiden tersebut dianggap tidak sensitif menyusul tuduhan rasisme Vinicius Jr kepada rekan setim Cabral sebelumnya.
Suara.com - Keputusan full back Benfica, Sidny Lopes Cabral meminta bertukar jersey dengan pemain Real Madrid, Vinicius Jr berujung tak enak.
Mantan rekan bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers di FC Twente U-19 itu mendapat kritik pedas dari suporter Benfica.
Benfica kalah 1-2 dari Real Madrid pada leg kedua fase knockout Liga Champions. Kekalahan itu memastikan langkah pasukan Jose Mourinho ke babak 16 besar terhenti.
Insiden terjadi seusai peluit panjang berbunyi di Stadion Santiago Bernabéu.
Dalam video yang beredar dari tribun penonton, Sidny Cabral terlihat menghampiri Vinícius Jr. untuk meminta jersey.
Penyerang asal Brasil itu tampak menunjuk ke arah lorong stadion, memberi isyarat bahwa pertukaran jersey akan dilakukan di dalam, bukan di atas lapangan.
Momen tersebut memicu reaksi keras sebagian suporter Benfica di media sosial. Mereka menilai tindakan itu tidak sensitif mengingat situasi panas yang terjadi sebelumnya.
Laga ini sebelumnya sudah dibayangi kontroversi. Pada pertemuan pertama di Estádio da Luz, terjadi ketegangan antara Vinícius Jr. dan rekan setim Sidny, Gianluca Prestianni.
Vinícius mengklaim bahwa Prestianni melontarkan seruan rasisme saat dirinya merayakan gol. Pihak Benfica dan Prestianni sendiri membantah tudingan tersebut.
Baca Juga: Prediksi Real Madrid vs Benfica: Misi Kunci Tiket 16 Besar di Bernabeu
Kolom komentar Instagram Sidny Cabral langsung dibanjiri kritik.
Unggahan terakhirnya, yang dibuat empat hari sebelumnya setelah kemenangan 3-0 atas AFS SAD di Estádio da Luz, dipenuhi pesan bernada kecaman.
Puluhan komentar meminta Sidny lebih menghormati klub dan membela rekan setimnya. Bahkan ada yang menyarankan agar sang pemain dicadangkan hingga akhir musim atau tetap tinggal di Madrid.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Rekor Sempurna Luis de la Fuente: Spanyol 14 Pertandingan Tanpa Kalah
-
Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, De la Fuente: Pemain Luar Biasa
-
Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti
-
Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun
-
FBI Tetapkan Inggris vs Argentina Laga Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026
-
Rencana Gila FIFA di Final Piala Dunia 2026, Bakal Ada Konser Musik di Jeda Babak I
-
Spanyol Unggul Tipis atas Prancis di Babak I, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda
-
Rodrigo De Paul Tak Sabar Ingin Habisi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Unggul 1-0 atas Prancis
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar