- Atalanta kalah 1-2 dari Sassuolo di Mapei Stadium pada Sabtu (1/3/2026), meskipun lawan bermain sepuluh orang.
- Pelatih Raffaele Palladino menolak menjadikan jadwal Liga Champions sebagai pembenaran atas performa timnya yang kurang efektif.
- Palladino menyoroti masalah utama tim yaitu aliran bola lambat serta kurangnya penetrasi efektif di area sayap pertahanan lawan.
Suara.com - Pelatih Atalanta BC, Raffaele Palladino, menolak keras menjadikan jadwal padat Liga Champions sebagai alasan kekalahan timnya dari Sassuolo.
Bermain di Mapei Stadium, Sabtu (1/3/2026), Atalanta justru tumbang 1-2 dari Sassuolo yang harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-16.
La Dea memang baru saja menjalani laga emosional di Liga Champions, termasuk comeback luar biasa saat menyingkirkan Borussia Dortmund dengan agregat meyakinkan.
Namun Palladino menilai timnya tidak boleh mencari pembenaran.
“Saya tidak merasa kami kurang tajam. Kami memulai dengan pendekatan yang tepat, jadi menggunakan Liga Champions sebagai alibi itu tidak benar,” tegasnya kepada DAZN Italia.
Menurutnya, Atalanta mengontrol pertandingan dan menunjukkan sikap yang benar. Namun situasi berubah aneh setelah Sassuolo kehilangan satu pemain.
Sassuolo harus bermain dengan 10 orang setelah Andrea Pinamonti diganjar kartu merah akibat tekel keras. Meski unggul jumlah pemain, Atalanta justru kesulitan membongkar pertahanan rapat tuan rumah.
Gol Ismael Koné dan Kristian Thorstvedt, keduanya memanfaatkan assist Armand Laurienté, membawa Sassuolo unggul. Gol balasan Yunus Musah di menit ke-88 datang terlambat untuk mengubah keadaan.
“Kami terlalu lambat mengalirkan bola, kurang memaksimalkan sisi sayap, dan tidak cukup menyerang ruang kosong. Penyesalan terbesar adalah kebobolan gol kedua, itu membuat segalanya semakin rumit,” jelas Palladino.
Baca Juga: Jay Idzes Bermain Penuh, Sassuolo Bungkam Satu-satunya Wakil Italia di Liga Champions
Di babak kedua, Palladino melakukan tiga pergantian sekaligus. Namun ia tidak menambah striker murni setelah menarik keluar Gianluca Scamacca dan memasukkan Nikola Krstovic.
“Sassuolo bertahan dengan 4-4-1. Menambah striker hanya akan menguntungkan mereka. Kami seharusnya lebih efektif menyerang dari sisi sayap,” ujarnya.
Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Atalanta di Serie A sepanjang 2026 dan berpotensi mengganggu ambisi mereka kembali ke empat besar.
Meski kecewa, Palladino meminta timnya segera bangkit.
“Hal seperti ini bisa terjadi. Kami harus melupakannya dan langsung fokus ke Coppa Italia,” tegasnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tanpa Ampun, Vietnam Bantai Timor Leste 10-0
-
Striker Andalan Siap 100 Persen, Persib Bandung Percaya Diri Sikat Dewa United?
-
Laga Tandang ke Sleman, Maxwell Souza Tegaskan Persija Tak Mau Jemawa Lawan PSBS
-
Arsenal ke Semifinal Liga Champions Lagi, Mikel Arteta: Saya Sangat Bangga!
-
Roy Keane Desak Declan Rice Tampil Lebih Barbar Saat Man City vs Arsenal
-
Pelatih Persib Heran dengan Dewa United: Skuad Mewah Posisi Papan Tengah
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!