- Serangan militer AS dan Israel terjadi pada 28 Februari 2026 di Iran, memicu rumor absennya Timnas Iran dari Piala Dunia 2026.
- Eks pemain legendaris Ali Daei sempat memposting sajak mendalam tentang negaranya pada Juni 2025.
- Ali Daei, pencetak 108 gol internasional, dilaporkan masih diwawancara media dan sempat berada di resor ski baru-baru ini.
Suara.com - Pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer besar-besaran ke wilayah Iran, termasuk serangan udara dan serangan fasilitas militer.
Kondisi ini membawa dampak di semua sektor kehidupan, tak terkecuali dari lapangan hijau. Serangan AS-Israel itu memunculkan rumor Timnas Iran akan absen dari Piala Dunia 2026.
Serangan militer ini juga membuat nasib sejumlah pemain Iran dan asing yang bernain di sana menjadi sorotan banyak pihak.
Salah satu eks pemain Iran yang dipertanyakan nasibnya ialah Ali Daei, mantan bomber tersubur Iran di era 90 dan awal 2000-an.
Sebelum serangan militer AS-Israel ke Iran, Ali Daei di akun Instagram miliknya sempat memposting sebuah foto langit berwarna biru terang.
Yang jadi sorotan, isi caption pada foto tersebut. Eks striker Bayern Munich itu menuliskan sebuah sajak yang memiliki pesan mendalam.
"Negara terbakar dan saya berada di dalamnya. Mungkin aku tidak bergemuruh,"
"Aku berharap aku mati dan Semoga aku tidak menjadi penghianat bagi negaraku. Apapun yang meninggal semoga panjang umur. Panjang umur tanah air," tulis Ali dalam bahasa Farsi pada Juni 2025.
Setelah itu Ali tak lagi memposting apapun di akun Instagram miliknya. Lantas bagaimana kabar Ali Daei sekarang?
Baca Juga: Juventus Perpanjang Kontrak Gelandang Amerika Serikat hingga 2030
Dari penelusuran, Ali Daei beberapa hari lalu masih diwawancara oleh salah satu media olahraga Iran.
Ali sempat menceritakan momen saat ia membela Persepolis dan keputusan mantan klubnya itu 16 tahun lalu membangkucadangkan Ahmadreza Abedzadeh.
Ali Daei seperti dilaporkan media lokal Iran lainnya juga sempat berada di sebuah resor ski di kawasan Darbandsar tiga hari lalu.
Ia adalah simbol ketajaman, kepemimpinan, dan rekor bersejarah di panggung internasional.
Lahir pada 21 Maret 1969 di Ardabil, Iran, Daei mencatatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Asia di level internasional dengan 108 gol.
Bersama Timnas Iran periode 1993–2006, Daei mencatatkan, 148 caps dan 108 gol internasional.
Berita Terkait
-
Juventus Perpanjang Kontrak Gelandang Amerika Serikat hingga 2030
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Bantah Bahas RUU Pemilu! Gerindra Ungkap Isi Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi Pendukung Prabowo
-
Never-Ending Summer: Drama dengan Opening Bergaya Donghua yang Colorful
-
HUAWEI Pura90s Series 5G Hadir Usung 200MP Zoom Maxing, AI, & True Color Maxing
-
Mobil Listrik Makin Ramai, Changan Hadirkan Deepal S05 dan Nevo Q05 di Medan
-
Tarif Ojol untuk Antar Barang dan Makanan Bakal Diatur Kemkomdigi, Ini Aturannya
-
Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI
-
Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi
-
Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Mengapa Kita Masih Takut Menatap Masa Depan?
-
Sudah Akui Terima Duit Tambang, Bebizie Belum Juga Kembalikan Uang ke KPK