- Pablo Zabaleta menyaksikan transformasi Manchester City dimulai sejak investasi besar UEA pada September 2008.
- Awalnya, fasilitas klub sangat minim, seperti ruang pers karavan dingin sebelum diakuisisi Sheikh Mansour.
- Investasi tersebut mengubah City dari klub kecil yang dibayangi United menjadi kekuatan dominan Eropa.
City lama hidup di bawah bayang-bayang rival sekota, Manchester United. Bahkan Sir Alex Ferguson sempat menyebut mereka, tetangga yang berisik setelah kedatangan Carlos Tevez.
Namun investasi besar dan visi jangka panjang mengubah segalanya.
Di bawah kepemimpinan Khaldoon Al Mubarak dan sejumlah manajer seperti Roberto Mancini hingga Pep Guardiola, City menjelma menjadi kekuatan dominan.
“Garry Cook mengatakan ini proyek 10 tahun, dan dia benar,” ujar Alan Galley dari Supporters Club City. “Sepuluh tahun terakhir ini brilian.”
Perubahan tak hanya terjadi di lapangan. Dari Carrington yang disebut Vincent Kompany sebagai tempat rongsokan, City kini memiliki Etihad Campus senilai £200 juta dengan 16 lapangan latihan.
“Pemain baru mungkin tidak melihat Carrington yang lama,” kata Zabaleta.
“Tapi saya tidak pernah lupa dari mana kami berasal. Kerendahan hati itu penting.”
Ia menekankan bahwa membangun mentalitas juara butuh proses.
“Skuad kami kuat, tapi awalnya belum siap secara mental untuk bersaing di semua kompetisi. Itu proses pembelajaran.”
Baca Juga: Manchester United Mulai Krisis Pemain, Lisandro Martinez Masih Absen Lawan Newcastle United
Menurut Zabaleta, kunci sukses bukan sekadar uang, tetapi cara pengelolaan klub.
“Banyak orang membeli klub, tapi yang penting bagaimana mereka melakukannya,” ujarnya.
“Khaldoon selalu hadir di tempat latihan dan pertandingan. Mereka peduli pada pemain, membuat kami merasa seperti keluarga.”
“Sekarang setiap musim City dituntut meraih trofi. Ambisinya jelas, menjadi yang terkuat di kompetisi domestik dan menjadi juara di Eropa bahkan dunia," tutupnya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Manchester United Mulai Krisis Pemain, Lisandro Martinez Masih Absen Lawan Newcastle United
-
Pep Guardiola Spill Kondisi Terkini Erling Haaland Jelang Lawan Nottingham Forest
-
Statistik Buruk Liverpool usai Dibungkam Wolves: Raja Kalah di Injury Time
-
3 Panduan Jitu Cetak Gol dari Situasi Bola Mati Ala Arsenal: Inswinger Jadi Kunci
-
Pasang Alat Peredam Suara di Rumah dan 2 Rahasia Unik di Balik Kegacoran Benjamin Sesko
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Usia Hanya Angka! Roque Santa Cruz Masih Haus Cetak Gol di Usia 44 Tahun, Cristiano Ronaldo Kalah?
-
Secara Matematis Timnas Indonesia Bisa Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, tapi...
-
Lagi-lagi Wasit Kasih Kartu Kuning ke Allano Lima, Pelatih Persija Kali Ini Pasrah
-
Kekuatan Timnas Indonesia Tergerus, 3 Pemain Inti Dipastikan Jadi Penonton di FIFA Series 2026
-
Cerita Eks Ahli Gizi Real Madrid Kerja di Lingkungan Toxic: Saya Mimpi Buruk Tiap Malam
-
Teman Jay Idzes Kesal Banget Sama Capaian Persija Jakarta, Lah Kenapa?
-
Konflik Iran dan AS-Israel Ganggu Persiapan Momok Timnas Indonesia ke Playoff Piala Dunia 2026
-
Kevin Diks Curhat Drama Penalti Menit Akhir Lawan Union Berlin yang Bikin Istrinya 'Jantungan' Parah
-
Petaka Mauro Zijlstra! Baru 23 Menit Berseragam Persija Langsung Cedera Paha
-
Petaka Mauro Zijlstra! Baru 23 Menit Berseragam Persija Langsung Cedera Paha