Bola / Bola Indonesia
Kamis, 05 Maret 2026 | 08:23 WIB
John Herdman (IG John Herdman)
Baca 10 detik
  • Mauro Zijlstra mengalami cedera paha depan saat menjalani sesi latihan menembak bola bersama Persija.

  • Akibat cedera tersebut Mauro absen melawan Borneo FC dan terancam batal debut di Timnas.

  • Pelatih John Herdman terancam kehilangan mesin gol utama untuk turnamen FIFA Series akhir Maret.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola nasional mengenai kondisi kesehatan pemain keturunan Indonesia.

Kejadian yang tidak terduga ini memaksa pelatih Timnas Indonesia John Herdman harus memutar otak lebih keras.

Mauro Zijlstra yang merupakan pemain masa depan Indonesia justru mengalami musibah saat membela Persija Jakarta.

Penyerang yang baru bergabung pada putaran kedua musim 2025-2026 ini harus menepi dari lapangan hijau.

Nasib kurang beruntung ini menimpa sang pemain tepat saat ia sedang beradaptasi dengan atmosfer liga.

Insiden medis tersebut bermula ketika sang pemain sedang menjalani sesi latihan rutin bersama tim.

Pemain naturalisasi ini dilaporkan mengalami masalah pada bagian otot paha depan yang cukup serius.

Kejadian ini membuat namanya dicoret dari daftar susunan pemain saat menghadapi Borneo FC kemarin.

Laga yang berlangsung di Jakarta International Stadium tersebut terasa hambar tanpa kehadiran sang ujung tombak.

Baca Juga: Pelatih Brasil Tiba-tiba Sodorkan Gelandang 23 Tahun untuk Jadi Andalan Timnas Indonesia

Mauricio Souza selaku juru taktik Persija akhirnya membeberkan kronologi lengkap mengenai kondisi sang pemain tersebut.

"Mauro, sayangnya ketika hari Minggu kita latihan, waktu latihan sudah selesai, dia kemudian shooting ke gawang dan saat itu dia cedera di paha depan," kata Mauricio Souza.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa cedera didapat secara spontan saat sesi menembak bola ke arah gawang.

Ketidakhadiran Mauro di lini serang Persija sangat terasa dampaknya bagi produktivitas gol tim ibukota.

Persija Jakarta sendiri akhirnya hanya mampu bermain imbang dengan skor 2-2 melawan tim tamu.

Hilangnya ketajaman di lini depan menjadi catatan evaluasi yang besar bagi tim pelatih Macan Kemayoran.

Tidak hanya satu laga, Mauro diprediksi akan absen dalam jangka waktu yang lebih lama lagi.

Ia kemungkinan besar tidak akan dibawa saat Persija melakoni laga tandang melawan Dewa United.

Pertandingan yang dijadwalkan pada 15 Maret 2026 tersebut akan menjadi kerugian besar bagi Persija.

Manajemen tim kini sedang fokus melakukan proses pemulihan agar sang pemain bisa kembali pulih.

Tingkat keparahan cedera paha tersebut masih terus dipantau secara intensif oleh tim medis klub.

"Mauro cedera tidak tahu dia bisa tampil tidak ke depan," kata sang pelatih.

Banyaknya pemain inti yang mengalami masalah kesehatan menjadi tantangan berat bagi Mauricio Souza saat ini.

Kehilangan Mauro bukan hanya menjadi masalah bagi Persija, namun juga bagi proyeksi Timnas Indonesia.

Padahal pemain ini sudah mencatatkan rekor luar biasa dengan 50 gol selama berkarier di Belanda.

Reputasinya sebagai mesin gol di kategori usia muda membuat harapan publik sangat tinggi kepadanya.

John Herdman yang baru menakhodai Timnas Indonesia sangat mengandalkan tenaga Mauro untuk ajang internasional mendatang.

Kompetisi FIFA Series pada akhir Maret 2026 seharusnya menjadi panggung perdana bagi sang penyerang muda.

Namun dengan kondisi medis saat ini, rencana debut Mauro bersama skuat Garuda menjadi sangat terancam.

Padahal sang pelatih sangat membutuhkan striker klinis untuk mempertajam pola serangan Timnas Indonesia di masa depan.

Kini semua pihak hanya bisa berharap agar proses penyembuhan Mauro berjalan lebih cepat dari perkiraan.

Publik berharap Mauro Zijlstra segera pulih demi menambah kekuatan lini serang Garuda di kancah dunia.

Kemampuan teknis yang mumpuni menjadikan dirinya aset berharga dalam rencana jangka panjang federasi sepak bola.

Cedera ini menjadi ujian mental pertama bagi sang pemain sejak memutuskan berkarier di kompetisi Liga Indonesia.

Dukungan dari suporter Persija dan Timnas Indonesia terus mengalir agar Mauro tetap semangat menghadapi pemulihan.

Semoga dalam waktu dekat kita bisa melihat kembali aksi tajam Mauro Zijlstra di atas rumput hijau.

Load More