-
Rizky Ridho soroti penurunan fokus pertahanan Persija Jakarta yang kerap kebobolan di menit akhir.
-
Persija Jakarta tertahan di posisi kedua klasemen setelah bermain imbang melawan Borneo FC Samarinda.
-
Kapten Persija menekankan pentingnya disiplin mengikuti instruksi pelatih demi mengejar poin Persib Bandung.
Suara.com - Kondisi lini pertahanan Persija Jakarta saat ini sedang menjadi pusat perhatian publik pecinta sepak bola nasional.
Macan Kemayoran nampak kesulitan menjaga kesucian gawang mereka dari serangan lawan dalam beberapa pekan terakhir.
Situasi ini memicu sang kapten, Rizky Ridho, untuk memberikan penjelasan mengenai penurunan performa tembok belakang timnya.
Kekecewaan ini memuncak setelah tim asal ibu kota tersebut dipaksa bermain imbang oleh tim tamu.
Borneo FC Samarinda berhasil mencuri satu poin berharga dalam laga yang digelar di Jakarta International Stadium.
Pertandingan pada Selasa, 3 Maret 2026 tersebut berakhir dengan skor sama kuat yakni 2-2.
Kemenangan yang sudah sangat dekat bagi Persija harus sirna secara menyakitkan di penghujung laga.
Pemain lawan, Ikhsan Nul Zikrak, sukses mencetak gol penyama kedudukan tepat pada menit ke-90’+4.
Hasil ini memperpanjang catatan buruk lini pertahanan Persija dalam lima pertandingan yang mereka jalani.
Baca Juga: Disebut Layak Bela Timnas oleh Pelatihnya, Sebagus Apa Statistik Rivaldo Pakpahan?
Secara total, gawang tim kebanggaan Jakmania ini sudah terkoyak sebanyak delapan kali oleh lawan.
Rinciannya adalah dua gol dari Arema FC serta satu gol saat bertanding melawan PSM Makassar.
Selanjutnya, dua gol juga bersarang ketika mereka menghadapi Malut United dalam laga sebelumnya.
Terakhir, dua gol dari Borneo FC semakin mempertegas adanya lubang di sektor pertahanan mereka.
Padahal, pelatih telah melakukan perubahan komposisi pemain di bawah mistar gawang tim tersebut.
Andritany Ardhiyasa kembali dipercaya menjadi starter dalam empat pertandingan terakhir menggeser posisi Carlos Eduardo.
Kebijakan rotasi kiper ini diambil demi memberikan ruang lebih bagi pemain asing di posisi lain.
Namun, upaya tersebut terbukti belum menjadi solusi mujarab untuk menghentikan aliran gol lawan.
Rizky Ridho menyadari bahwa ada masalah serius terkait tingkat kewaspadaan para pemain di lapangan.
Ia melihat adanya kecenderungan pemain kehilangan arah pada fase krusial di tengah maupun akhir laga.
"Tentunya kami jarang clean sheet karena kami juga kebobolan pada menit menit pertengahan dan akhir pertandingan," ujar Rizky Ridho kepada awak media.
Kapten Timnas Indonesia itu menekankan bahwa sepak bola membutuhkan ketahanan mental hingga peluit akhir.
Ia tidak memungkiri bahwa koordinasi yang buruk sering kali berawal dari kelalaian personal pemain.
"Mungkin kami harus lebih fokus dan konsentrasi lebih lagi, karena mungkin, ada kesalahan individu dari kami yang mengakibatkan kita kebobolan," ucapnya.
Kegagalan meraih poin penuh di kandang sendiri berdampak langsung pada posisi mereka di tabel klasemen.
Persija kini gagal menempel ketat sang rival abadi, Persib Bandung, yang masih kokoh di puncak.
Selisih angka antara peringkat pertama dan kedua kini merentang menjadi tiga poin yang cukup lebar.
Ambisi untuk meraih gelar juara musim ini menuntut perbaikan performa yang sangat signifikan dan cepat.
Ridho berharap seluruh penggawa Macan Kemayoran segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap gaya bermain mereka.
Kepatuhan terhadap strategi yang disusun oleh tim pelatih menjadi harga mati bagi setiap pemain.
"Jadi ke depannya agar lebih baik lagi dan mengikuti apa yang diinstruksikan pelatih dengan baik dan disiplin," pungkasnya.
Eks pemain Persebaya itu ingin rekan-rekannya memiliki tanggung jawab penuh saat sedang ditekan lawan.
Transisi dari menyerang ke bertahan harus dilakukan dengan kecepatan dan ketepatan yang tinggi setiap saat.
Tanpa adanya kedisiplinan, target untuk kembali ke jalur kemenangan akan semakin sulit untuk diwujudkan.
Rizky Ridho tetap optimis timnya bisa bangkit jika seluruh pemain mau bekerja keras bersama.
Persaingan di papan atas BRI Super League yang sangat ketat tidak memberikan ruang bagi tim yang lengah.
Kini fokus Persija beralih pada pembenahan taktik agar kejadian kebobolan di menit akhir tidak terulang.
Staf pelatih diprediksi akan memberikan porsi latihan khusus bagi para pemain di sektor garis belakang.
Publik Jakarta tentu berharap Macan Kemayoran bisa kembali tampil solid seperti awal musim yang perkasa.
Ujian berikutnya akan menjadi pembuktian apakah evaluasi dari sang kapten benar-benar membuahkan hasil nyata.
Semangat juang para pemain akan diuji untuk menjaga martabat tim di hadapan para pendukung setianya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
John Herdman Bisa Ketiban Sial dengan Kondisi Menyedihkan Mauro Zijlstra saat Ini
-
Kevin Diks Jadi Pemain Terbaik Borussia Monchengladbach Bulan Februari
-
Dewa United Siap Bungkam Manila Digger, Jan Olde Ungkap Analisis Kekuatan Lawan
-
Bocoran Media Inggris, Ini Tim yang Akan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Rizky Ridho Blak-blakan Soal Lini Belakang Persija yang Mudah Kebobolan
-
Badai Cedera Timnas Indonesia, 3 Wonderkid Siap Jadi Juru Selamat John Herdman
-
Siapa Rivaldo Pakpahan? Pemain Lokal Direkomendasikan Dipanggil John Herdman
-
Kekuatan Macan Kemayoran Gembos, Mauricio Souza Ungkap Kondisi Cedera Pemain Persija Bikin Pusing
-
Pep Guardiola Sesalkan Hasil Imbang Lawan Nottingham Forest, Kini Terpaut 7 Poin dengan Arsenal
-
Daftar 3 Pemain Keturunan yang Dicoret John Herdman Menjelang Pertandingan FIFA Series 2026