Bola / Bola Indonesia
Kamis, 05 Maret 2026 | 19:05 WIB
Klub PSV Eindhoven (IG PSV Eindhoven)
Baca 10 detik
  • Legenda Ferdi Vierklau memuji Justin Hubner layak bergabung dengan klub raksasa PSV Eindhoven.

  • Hubner tampil gemilang dengan mencetak satu gol saat Fortuna Sittard mengalahkan NEC Nijmegen.

  • Kualitas pertahanan modern Hubner dinilai cocok menjadi partner ideal bagi gelandang Jerdy Schouten.

Vierklau mengamati bahwa Hubner telah berevolusi menjadi prototipe bek tengah yang dibutuhkan sepak bola modern.

Ia memiliki visi bermain yang sangat tajam terutama dalam membaca arah pergerakan bola dari lawan.

Kedisiplinan tinggi dalam menjaga posisi membuat pemain lawan merasa frustrasi saat mencoba menembus pertahanan tim.

Kombinasi antara kekuatan fisik dan kecerdasan taktik menjadikannya aset yang sangat berharga bagi Fortuna Sittard.

Faktor-faktor inilah yang membuat sang legenda percaya bahwa ia siap untuk tantangan yang lebih besar.

Prediksi Menjadi Tandem Jerdy Schouten
Mantan pemain AFC Ajax tersebut bahkan sudah membayangkan Hubner berseragam merah putih milik PSV Eindhoven.

Ia memprediksi bahwa kehadiran Hubner akan memberikan dampak signifikan bagi kestabilan lini tengah dan belakang.

Vierklau secara spesifik menyebut nama gelandang bertahan andalan PSV sebagai rekan duet yang sangat serasi.

Justin Hubner dari Fortuna Sittard akan menjadi pasangan yang hebat dengan (Jerdy) Schouten,” kata Vierklau.

Baca Juga: Gemilang di Eropa! 2 Pemain Timnas Indonesia Masuk Tim Terbaik Liga Masing-masing

Sinergi antara keduanya diyakini akan membuat pertahanan tim raksasa tersebut menjadi semakin sulit ditembus lawan.

Kemampuan Hubner dalam memanfaatkan peluang dari skema bola mati juga mendapatkan perhatian khusus dari Vierklau.

Akurasi sundulan dan penempatan posisi Hubner saat berada di kotak penalti lawan sangatlah membahayakan musuh.

Hal ini terlihat jelas ketika ia bekerja sama dengan Mohamed Ihattaren saat melakukan eksekusi tendangan penjuru.

“Dia menjadi ancaman saat tendangan sudut Mo Ihattaren, tetapi dia pantas mendapatkan tempatnya terutama karena kerja defensifnya,” ujar Vierklau.

Meskipun berbahaya saat menyerang namun tugas utamanya sebagai tembok pertahanan tetap menjadi prioritas yang utama.

Load More