- Liverpool memantau serius bek muda PSV Eindhoven, Ryan Flamingo, untuk bursa transfer musim panas mendatang.
- Flamingo dinilai cocok menjadi bek tengah modern karena kemampuan operan progresifnya yang sangat baik.
- Regulasi FIFA kemungkinan menghalangi Flamingo membela Timnas Indonesia karena garis keturunan Indonesianya terlalu jauh.
Suara.com - Kabar transfer yang mengejutkan datang dari Eropa, mengaitkan bek muda PSV Eindhoven yang memiliki darah Indonesia, Ryan Flamingo dengan raksasa Liga Inggris, Liverpool.
Namanya dilaporkan masuk dalam daftar pantauan The Reds menjelang bursa transfer musim panas mendatang.
Media yang fokus pada pemberitaan Liverpool, DaveOCKOP melaporkan bahwa Flamingo menjadi salah satu dari dua bek muda Liga Belanda yang tengah dimonitor secara serius oleh tim pemandu bakat klub.
Gaya mainnya sebagai bek tengah modern dinilai sangat sesuai dengan kebutuhan tim asuhan Arne Slot.
"Ryan Flamingo adalah bek tengah berusia 23 tahun di PSV Eindhoven yang telah muncul sebagai target Liverpool," tulis laporan DaveOCKOP.
"Dengan tinggi 186 cm, Flamingo terkenal karena kemampuan bermain bolanya yang luar biasa dan umpan progresifnya, berada di peringkat persentase teratas di antara bek tengah untuk umpan progresif per 90 menit selama tahun lalu," tambahnya.
Bagi publik sepak bola Indonesia, nama Ryan Flamingo sebenarnya sudah tidak asing.
Ia pernah mencuri perhatian saat secara terbuka memasang bendera Merah Putih di bio Instagram pribadinya, yang memicu spekulasi ketertarikannya untuk membela Timnas Indonesia.
Bek 23 tahun tersebut bahkan sempat berinteraksi dengan striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, di media sosial.
Baca Juga: Statistik Buruk Liverpool usai Dibungkam Wolves: Raja Kalah di Injury Time
Namun, harapan untuk melihatnya berseragam Garuda tampaknya harus menghadapi kendala regulasi.
Menurut informasi yang beredar, garis keturunan Indonesia Flamingo berasal dari buyutnya (generasi keempat) yang membuatnya tidak memenuhi syarat untuk dinaturalisasi melalui jalur keturunan langsung sesuai aturan FIFA.
Berita Terkait
-
John Herdman Gigit Jari Pemain Keturunan Calon Mesin Gol Timnas Indonesia Alami Cedera Paha
-
Gemilang di Fortuna Sittard, Justin Hubner Disebut Layak Gabung Klub Peraih Trofi Liga Champions
-
Buntut Kekalahan Memalukan Liverpool, Arne Slot Didesak Tendang Cody Gakpo
-
Emil Audero Catat 99 Saves Terbanyak, Jay Idzes Masuk Jajaran Bek Elit Liga Italia
-
3 Panduan Jitu Cetak Gol dari Situasi Bola Mati Ala Arsenal: Inswinger Jadi Kunci
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
FIFA Contek Ritual Timnas Indonesia? Ini Format Baru Piala Dunia 2026 Saat Lagu Kebangsaan Diputar
-
Arogansi di Ruang Ganti, Terungkap Alasan Arne Slot Dipecat Liverpool
-
60 Fans Dapat Tiket Gratis Piala Dunia 2026, FIFA Ogah Rugi Minta Tetap Bayar
-
Mourinho Desak Real Madrid Siapkan Rp1,7 Triliun Demi Bajak Pemain Incaran MU
-
Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini: Statistik Tarik Sektioui Ngeri-ngeri Sedap
-
Saddil Ramdani Bongkar Kunci Taktis Redam Kekuatan Oman Malam Ini
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini
-
Calon Pemain Naturalisasi Indonesia Dapat Perpanjangan Kontrak dari Klub Australia
-
Persib dan Borneo FC Tantang Raksasa ASEAN, ACC 2026/2027 Diprediksi Sengit
-
Profil Timnas Senegal: Singa Teranga dari Tradisi Menuju Sejarah di Piala Dunia 2026