Bola / Bola Dunia
Sabtu, 07 Maret 2026 | 09:00 WIB
Ilustrasi Timnas Iran Absen di Piala Dunia 2026 [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Laga play-off Piala Dunia 2026 antara Irak dan pemenang Bolivia/Suriname di Meksiko terancam batal karena konflik regional.
  • Penutupan wilayah udara Irak menghambat mobilitas timnas, termasuk pelatih Graham Arnold yang tertahan di Uni Emirat Arab.
  • FIFA memiliki klausul darurat untuk membatalkan atau mengganti peserta laga jika terjadi situasi force majeure.

Jika pertandingan benar-benar batal, FIFA memiliki klausul khusus yang jarang digunakan dalam regulasi Piala Dunia 2026.

Klausul tersebut berkaitan dengan situasi force majeure atau kejadian tak terduga.

Dalam regulasi Pasal 6.5 disebutkan, “Jika sebuah pertandingan tidak dapat dimainkan atau dihentikan akibat force majeure, badan penyelenggara FIFA berhak mengambil keputusan apa pun yang dianggap perlu.”

Aturan lain juga membuka kemungkinan perubahan peserta. Regulasi 6.7 menyebut FIFA dapat mengganti tim yang mundur dengan negara lain jika dianggap perlu.

Artinya, ada dua skenario yang bisa terjadi bila sebuah tim tidak bisa bertanding.

FIFA dapat menunjuk negara pengganti atau mengubah format grup menjadi hanya tiga tim.

Kontributor: Azka Putra

Load More