- Kim Jong Un menguji coba kapal perusak terbaru, Choe Hyon, pada Rabu, 4 Maret 2026, di lepas pantai Nampo.
- Pemimpin Korea Utara memantau langsung uji navigasi serta peluncuran rudal jelajah strategis dari kapal tersebut.
- Kapal perang itu merupakan platform serangan bersenjata nuklir yang dipersiapkan menargetkan pangkalan militer AS di Pasifik.
Suara.com - Saat Washington sibuk meladeni Teheran dalam perang terbuka yang menyita perhatian global, Kim Jong Un rupanya enggan dilupakan begitu saja.
Pemimpin Korea Utara tersebut memilih "bermain sendiri" dengan menguji coba kapal perusak terbaru, Choe Hyon, di lepas pantai Nampo, Rabu, 4 Maret 2026.
Media pemerintah KCNA melaporkan pada Kamis, 5 Maret 2026, bahwa Kim menaiki langsung kapal perang tersebut untuk memantau uji navigasi dan peluncuran rudal jelajah strategis.
Langkah ini dinilai sebagai sinyal keras, meski Amerika Serikat tengah teralihkan oleh konflik sengit melawan Iran, ancaman nuklir dari Semenanjung Korea tetap nyata dan makin mendekat ke laut lepas.
Dalam foto dan video yang dirilis, Kim tampak serius mengamati peta di meja komando kapal.
Analisis dari NK News menyebutkan peta tersebut secara spesifik menandai lokasi pangkalan-pangkalan militer AS di Pasifik.
Hal ini mempertegas bahwa Choe Hyon bukan sekadar kapal patroli, melainkan platform serangan "bersenjata nuklir" yang disiapkan untuk menargetkan aset strategis musuh.
Di atas geladak kapal perusak pertama Korea Utara itu, Kim Jong Un memberikan instruksi ambisius kepada para laksamananya.
Dia tak ingin angkatan lautnya tertinggal saat poros kekuatan dunia sedang bergeser akibat perang di Timur Tengah.
Baca Juga: Profesor Jiang Xueqin Prediksi AS Kalah Perang dengan Iran
Militer Korea Selatan membenarkan manuver tetangganya tersebut.
Pihak Seoul menyatakan radar mereka mendeteksi "beberapa" rudal jelajah ditembakkan dari kapal tersebut pada Rabu pagi.
Uji coba ini disebut sebagai tahap akhir sebelum Choe Hyon resmi beroperasi penuh.
Kehadiran Choe Hyon menandai evolusi drastis militer Pyongyang.
Jika sebelumnya mereka hanya mengandalkan armada kapal selam tua untuk gangguan laut, kini Kim Jong Un memiliki kapal permukaan berbobot lima ribu ton yang mampu membawa hulu ledak nuklir taktis.
Tag
Berita Terkait
-
Profesor Jiang Xueqin Prediksi AS Kalah Perang dengan Iran
-
Viral Warga Irak Temukan Drone AS yang Gagal Meledak Mirip Punya Iran: Liciknya Amerika
-
Doa Bersama dan Petisi Solidaritas untuk Iran Digelar di Jakarta
-
Pemerintah Didesak Prioritaskan Evakuasi WNI di Timur Tengah Ketimbang Ambisi Jadi Penengah
-
Kumandangkan Lagu "Holiday" Green Day: Menolak Apatis di Konflik Timur Tengah
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program
-
PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Soroti Dugaan TPPU Febrie Adriansyah, Akademisi Dorong Penerapan Pemberatan Pidana Eks Jampidsus
-
Fabio Quartararo Gabung Honda, Separuh Kursi MotoGP 2027 Sudah Terisi
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
-
Ironi Retret Magelang, 16 Kepala Daerah Tetap Kena OTT KPK Meski Sudah Dibriefing Prabowo
-
5 Tips Memilih Loose Powder yang Aman untuk Kulit Berjerawat, Hasil Flawless Tanpa Iritasi
-
Pakai Dokumen Palsu untuk Izin Tinggal, 10 WNA Investor Bodong Segera Diadili
-
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pelindo 60 Persen pada Semester I 2026