- Borussia Monchengladbach kalah 1-4 di kandang Bayern Munich dalam pekan ke-25 Bundesliga.
- Pelatih Gladbach menyoroti kurangnya keberanian tim menyerang ruang belakang lawan di babak pertama.
- Kapten Gladbach, Rocco Reitz, mendapat kartu merah akibat pelanggaran yang berujung penalti pada babak kedua.
Suara.com - Borussia Monchengladbach kembali harus menelan kekalahan saat bertandang ke markas Bayern Munich, Sabtu (7/3) dinihari WIB.
Dalam laga pembuka pekan ke-25 Bundesliga itu, Gladbach takluk 1-4, sekaligus menandai kekalahan keenam beruntun mereka dari raksasa Bavaria tersebut.
Pelatih Gladbach, Eugen Polanski, mengakui Kevin Diks Cs memang membutuhkan penampilan sempurna untuk mencuri poin di Allianz Arena.
Namun menurutnya, kenyataan di lapangan tidak berjalan sesuai rencana.
“Kami sudah mengatakan sebelum pertandingan bahwa semuanya harus berjalan sempurna jika ingin mendapatkan hasil melawan Bayern,” kata Polanski. “Sayangnya itu tidak terjadi.”
Polanski menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik di babak pertama. Meski begitu, ia menyoroti kurangnya keberanian Kevin Diks Cs untuk menyerang ruang kosong di belakang lini pertahanan Bayern.
“Kami bermain cukup baik di babak pertama, tetapi kami tidak cukup berani menyerang ruang di belakang seperti yang seharusnya kami lakukan,” ujarnya dilansir dari Stern.de
Situasi semakin sulit bagi Gladbach setelah kapten tim, Rocco Reitz, menerima kartu merah di babak kedua. Insiden itu terjadi saat skor masih 0-2, ketika Reitz dianggap menggagalkan peluang emas striker Bayern, Nicolas Jackson, yang berujung penalti.
Wasit Robert Schroder menegaskan keputusan tersebut tidak bisa ditawar. Ia menilai pelanggaran yang dilakukan Reitz jelas sesuai aturan untuk hukuman kartu merah.
Baca Juga: Statistik Kevin Diks Jadi Pemain Terbaik Borussia Monchengladbach, Modal Gacor di FIFA Series 2026
“Itu adalah pelanggaran menahan pemain. Jika saya memberikan penalti, maka menurut aturan tidak ada pilihan lain selain kartu merah,” kata Schroder kepada Sky.
Namun Polanski tidak sepenuhnya setuju dengan keputusan tersebut.
Polanski menilai proses keputusan wasit dalam situasi itu terasa sangat berat bagi timnya.
“Mereka selalu punya cara sendiri menjelaskannya,” kata Polanski. “Proses keputusannya, awalnya advantage, lalu penalti dan kartu merah, itu sangat keras.”
Direktur olahraga Gladbach, Rouven Schroder, juga memilih menahan komentar panjang soal insiden itu. Ia menyerahkan penilaian kepada publik dan para pengamat.
“Anda semua bisa menilainya sendiri,” ujar Schroder.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
BRI Super League: Menang 2-1 Atas Bhayangkara FC, Persis Terus Jauhi Zona Merah
-
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai
-
Bojan Hodak Minta Pemain Persib Bandung Jangan Panik, Kenapa?
-
Gelar Juara Mulai Goyang, Umuh Muchtar Wanti-wanti Persib Bandung
-
Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial
-
Teror Bobotoh Menanti, Gustavo Franca Pastikan Arema FC Siap Tantang Persib di GBLA
-
Persib Bandung Pantang Tersandung! Pesan Umuh Muchtar Jelang Lawan Arema FC
-
Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas
-
Kevin Diks Marah ke Fans Bola Indonesia, Kenapa?
-
Justin Hubner Pergi, Wolverhampton Wanderers Tersingkir dari Kasta Teratas Liga Inggris