- Lionel Messi dan Inter Miami mengunjungi Gedung Putih setelah menjuarai Major League Soccer, sesuai tradisi olahraga juara AS.
- Presiden Donald Trump berbincang singkat dengan Messi sebelum menyampaikan pernyataan geopolitik mengenai Israel, Iran, dan prediksi Kuba.
- Momen aneh ini terjadi karena Messi berdiri di belakang Trump saat Presiden AS membahas isu politik sensitif kepada media.
Suara.com - Bintang Inter Miami dan Timnas Argentina, Lionel Messi, menghadiri undangan ke Gedung Putih setelah membawa klubnya menjuarai Major League Soccer musim lalu.
Namun acara tersebut berubah menjadi momen aneh dan tak patut saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara soal konflik geopolitik dunia dengan Messi berdiri di belakangnya.
Messi datang bersama para pemain Inter Miami dalam tradisi tahunan di Amerika Serikat.
Tim olahraga yang meraih gelar juara biasanya diundang presiden AS untuk menerima sambutan resmi di Gedung Putih.
Dalam acara di Pennsylvania Avenue itu, Trump sempat berbincang dengan Messi sebelum menyampaikan pernyataan politik kepada media.
Trump bahkan bercerita bahwa anaknya merupakan penggemar berat megabintang Argentina tersebut.
“Anak saya adalah penggemar besar Lionel Messi,” ujar Trump sambil berjabat tangan dengan sang pemain.
Trump juga menyinggung pertemuannya dengan Cristiano Ronaldo pada tahun sebelumnya.
Bintang Portugal itu pernah menghadiri jamuan makan malam di Gedung Putih setelah mendapat undangan khusus bersama delegasi dari Arab Saudi.
Baca Juga: Apa Respons Lionel Messi saat Donald Trump Puji Cristiano Ronaldo di Hadapannya?
Namun suasana menjadi cukup surreal ketika Trump mulai menjawab pertanyaan wartawan mengenai konflik Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga membuat prediksi soal masa depan kepemimpinan Kuba.
Donald Trump menyatakan bahwa pemerintahan Kuba suatu saat akan runtuh.
Trump juga menyebut para pengungsi Kuba di Miami suatu hari bisa kembali ke tanah kelahiran mereka.
Momen tersebut menjadi perhatian publik karena Messi tampak berdiri di belakang Trump saat pernyataan politik itu disampaikan.
Banyak pihak menilai situasi itu sebagai salah satu momen paling aneh yang pernah terjadi dalam acara olahraga di Gedung Putih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Selamat Datang Elkan Baggott! Ini 3 Pemain yang Berpotensi Dicoret John Herdman
-
Dipanggil John Herdman, Kapan Terakhir Elkan Bagoott Perkuat Timnas Indonesia?
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Persib Bandung vs Persik Kediri: Bojan Hodak Singgung Soal Faktor X
-
Intip Tradisi Buka Puasa Pemain hingga Petinggi Klub di Bekas Negara Komunis
-
Siapa Maycon Cardozo? Jebolan Thailand yang Debut Lawan Kevin Diks di Bundesliga
-
Bocah Iran Marah Lihat Messi Haha Hihi Ketemu Trump, Buang Jersey Inter Miami ke Tong Sampah
-
Neymar Digugat! Perempuan Ini Dipaksa Eks PSG Itu Kerja 16 Jam Sehari Layani 150 Orang
-
Bayern Munich Bantai Gladbach, Leon Goretzka Kesal dengan Kevin Diks Dkk, Ada Apa?
-
Messi Sukarela Bertemu Trump, Cerita Maradona Dipaksa Bertemu Diktator Penculik 400 Bayi