Bola / Bola Dunia
Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:21 WIB
Lionel Messi merespons dengan senyum simpul saat Donald Trump secara tiba-tiba memuji Cristiano Ronaldo di hadapannya dalam acara perayaan juara MLS Cup di Gedung Putih.[Dok. X idxtratime]
Baca 10 detik
  • Skuad Inter Miami mengunjungi Gedung Putih untuk merayakan gelar MLS Cup 2025 bersama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
  • Di tengah pidatonya, Trump memuji Messi dan membandingkannya dengan Pele, namun juga menyebut bahwa putranya adalah penggemar berat Cristiano Ronaldo, yang direspons Messi dengan senyuman.
  • Kunjungan ini terjadi di tengah suasana geopolitik yang tegang akibat konflik AS-Iran, di mana Trump sempat memberikan pembaruan mengenai operasi militer sebelum membahas sepak bola.

Suara.com - Suasana kunjungan skuad Inter Miami ke Gedung Putih pada Kamis (5/3/2026) diwarnai sebuah momen yang cukup menggelitik dan canggung bagi Lionel Messi.

Dalam acara yang sarat dengan nuansa kenegaraan tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump justru dengan sengaja menyebut nama rival abadi sang megabintang, yakni Cristiano Ronaldo.

Kehadiran rombongan asuhan pelatih Javier Mascherano ke kediaman presiden itu sendiri bertujuan untuk merayakan kesuksesan bersejarah mereka dalam merengkuh gelar juara MLS Cup 2025.

Trofi bergengsi tersebut berhasil mereka pastikan usai menumbangkan perlawanan sengit Vancouver Whitecaps lewat skor 3-1 pada partai final bulan Desember lalu.

Saat prosesi seremoni berlangsung, Lionel Messi tampak berdiri gagah berdampingan dengan Donald Trump di atas panggung, ditemani oleh rekan-rekan setimnya seperti Luis Suarez dan Rodrigo De Paul.

Momen menarik pun terjadi manakala Trump mulai menceritakan antusiasme putranya, Barron Trump, yang ternyata merupakan seorang penikmat berat olahraga sepak bola.

Alih-alih hanya memberikan sanjungan kepada Messi yang ada di hadapannya, Trump justru menyempatkan diri untuk membawa nama Cristiano Ronaldo ke dalam percakapannya.

"Dia (Barron) adalah penggemar beratmu. Dia pikir kamu adalah orang yang hebat," ucap Donald Trump mengawali pujiannya.

"Dia adalah penggemar beratmu, juga seorang pria bernama Ronaldo... Cristiano itu hebat," tambahnya di depan ratusan pasang mata, seperti dilansir dari laporan Sportbible pada Jumat (6/3/2026).

Baca Juga: Di Tengah Panasnya Isu Perang, Lionel Messi Sambangi Donald Trump di Gedung Putih

Mendengar nama rival utamanya dari Portugal itu disebut secara tiba-tiba, Messi hanya memberikan respons tenang dengan melempar sebuah senyuman simpul tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.

Tak hanya soal Ronaldo, Trump juga sempat memancing perdebatan abadi di dunia sepak bola mengenai siapa yang lebih pantas menyandang status sebagai pemain terbaik sepanjang masa.

Sembari menunjuk ke arah Messi, mantan pengusaha properti itu berkelakar kepada skuad The Herons bahwa kapten mereka mungkin memiliki kualitas yang jauh melampaui legenda Brasil, Pele.

"Saya tidak tahu, kamu mungkin lebih baik. Siapa yang lebih baik? Saya pikir dia orangnya," kelakar Trump yang disambut gelak tawa dari para pemain.

Sebelum masuk ke bahasan seputar prestasi sepak bola, suasana ruangan sempat terasa tegang karena Trump membuka pidatonya dengan pemaparan serius mengenai operasi militer Amerika Serikat di Iran.

Di tengah situasi geopolitik yang memanas itu, Messi tampak berjalan dengan menundukkan kepala saat mengekor di belakang Trump, meski ia tetap mendengarkan pidato tersebut dengan saksama.

Load More