- Lionel Messi bersama Inter Miami mengunjungi Gedung Putih untuk merayakan juara MLS dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
- Messi memberikan bola sepak berkilau kepada presiden dan berjalan masuk bersama Trump, meskipun ia tidak memberikan komentar politik.
- Seorang profesor menilai kunjungan ini mungkin bagian strategi jangka panjang terkait koneksi Messi dengan komunitas Miami yang konservatif.
“Dia sangat terhubung dengan komunitas Miami, yang secara politik lebih konservatif dibanding banyak kota lain di AS,” ujarnya.
Dalam acara itu, Messi berdiri di samping Trump ketika presiden berbicara tentang berbagai isu internasional, termasuk Iran, Kuba, dan Venezuela.
Di akhir pidato, Messi sempat terlihat memberikan tepuk tangan.
Pelatih Inter Miami, Javier Mascherano, menegaskan bahwa kunjungan tersebut hanyalah bagian dari protokol.
Ia mengatakan tim hanya mengikuti tradisi yang sudah lama berlaku di Amerika Serikat.
“Kami mengikuti protokol yang memang sudah menjadi tradisi ketika sebuah tim juara mengunjungi Gedung Putih,” kata Mascherano.
Mascherano juga menegaskan interaksi tim dengan Trump tidak lebih dari yang terlihat di televisi.
Ia menyebut rombongan Inter Miami hanya menghabiskan beberapa jam di sana.
“Kontak dengan Trump ya seperti yang kalian lihat di TV, tidak lebih dari itu,” ujarnya.
Baca Juga: Ekspresi Tak Biasa Lionel Messi Saat Donald Trump Ancam Pemerintah Kuba
Meski begitu, sejumlah pengamat menilai Messi kemungkinan tetap akan menjaga jarak dari politik.
Bowman menilai sang pemain lebih fokus menjaga citra global yang sudah ia bangun selama bertahun-tahun.
“Saya rasa Messi tidak benar-benar nyaman bersikap politis,” kata Bowman. “Dia hanya akan terlibat jika hal itu tidak merusak citra ‘Brand Messi’.”
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Ekspresi Tak Biasa Lionel Messi Saat Donald Trump Ancam Pemerintah Kuba
-
Strategi Tempur Iran Dinilai di Atas Rata-Rata, Bisa Kelabuhi Israel dengan Cara Cerdik Ini
-
FIFA Mulai Was-was dengan Perang AS vs Iran, Klausul Darurat Piala Dunia 2026 Bakal Diaktifkan?
-
Ketawa Karir Ala Messi Saat Donald Trump Sebut Cristiano Ronaldo Lebih Hebat
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
Terkini
-
Link Live Streaming Persita vs Madura United: Misi 3 Poin Pendekar Cisadane
-
2016 Ngaku Anak Diego Maradona, Pria Ini Ditangkap Kasus Narkoba, Ayahnya Ternyata Pemimpin Kartel
-
Beda Maradona dengan Lionel Messi! La Pulga Torehkan Noda Hitam Usai Bertemu Trump
-
Daftar Aneh Kiper Terbaik Dunia Versi Edwin van der Sar: Andre Onana Masuk, Ada Nama Maarten Paes?
-
Joan Laporta Kalah di Pilpres Barcelona? Hansi Flick Diprediksi Cabut dari Nou Camp
-
Ekspresi Tak Biasa Lionel Messi Saat Donald Trump Ancam Pemerintah Kuba
-
Real Madrid Bidik Massimiliano Allegri, AC Milan Gerak Cepat Tawari Kontrak Fantastis
-
Kontrak Habis di Akhir Musim Ini, Luciano Spalletti Pede Akan Terus Latih Juventus
-
Tottenham Diambang Degradasi, Igor Tudor Diganti Robbie Keane? Glenn Hoddle Siap Turun Gunung
-
Gladbach Digilas Bayern Munich, Eugen Polanski Tetap Bangga dengan Kevin Diks Cs