Suara.com - Di tengah meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah, dunia militer dikejutkan oleh laporan mengenai kreativitas pertahanan yang tidak biasa.
Bukan melalui teknologi radar siluman terbaru, melainkan melalui teknik tipu daya visual yang sangat efisien.
Salah satu akun Threads @arelubisss mengungkapkan bagaimana Iran mampu membuat negara dengan teknologi militer mutakhir seperti Israel dan Amerika Serikat membuang-buang amunisi mahal mereka untuk target yang tidak nyata.
Strategi ini mulai menjadi perbincangan hangat setelah munculnya bukti-bukti di lapangan yang menunjukkan bahwa banyak serangan udara lawan yang justru menghantam objek tidak bernyawa.
"Beredar laporan yang menyebutkan bahwa Iran telah menggunakan taktik penyesatan (deception) tingkat tinggi untuk mengelabui kekuatan militer Israel dan Amerika Serikat," kata akun tersebut.
Berdasarkan informasi yang viral di media sosial, objek yang disasar oleh rudal-rudal tersebut ternyata hanyalah tipuan visual di atas landasan pacu.
Inti dari kecerdikan ini terletak pada penggunaan seni dalam peperangan.
Militer Iran dilaporkan menggunakan teknik lukisan anamorfik untuk menciptakan ilusi optik.
Baca Juga: Dibongkar Bahlil, Ini Alasan Golkar Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Konflik Timur Tengah
Dari ketinggian ribuan kaki, di mana satelit dan sensor jet tempur bekerja, gambar-gambar di tanah tersebut terlihat seperti alutsista sungguhan yang sedang terparkir.
"Iran bahkan cukup 'menipu' musuh hanya dengan lukisan di tanah," ujar akun tersebut.
Ketimpangan biaya antara penyerang dan bertahan dalam strategi ini sangat mencolok dan dinilai sangat merugikan pihak lawan.
Di satu sisi, Iran hanya memerlukan modal minimal untuk menciptakan target palsu.
Namun di sisi lain, lawan harus mengeluarkan biaya operasional dan amunisi yang sangat besar untuk menghancurkannya.
"Biaya lukisan: sekitar US$10, sementara di sisi lawan, 'Biaya rudal yang ditembakkan: sekitar US$5.000.000'," beber akun itu lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Dibongkar Bahlil, Ini Alasan Golkar Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Konflik Timur Tengah
-
Kecam Serangan ke Iran dan BoP, Massa Gelar Aksi di Depan DPR RI
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Firdaus Oiwobo Ultimatum Iran dan Israel Hentikan Perang: Kalau Tidak Saya Kirim Senjata Ini!
-
Kemlu: Timur Tengah Bergejolak, Pembahasan Board of Peace Ditangguhkan Sementara
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi 'Bangbong'
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental
-
PSIM Yogyakarta Fokus Perkuat Lini Tengah, Datangkan Gelandang Polandia Adrian Purzycki
-
Taman Rekreasi Indonesia Bersiap Naik Level, Pelaku Industri dari Berbagai Negara Hadir di Jakarta
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Mohammad Nuh Jawab Isu Penyanderaan SK PCNU
-
Aston Villa Dikabarkan Jajaki Transfer Alejandro Garnacho dari Chelsea
-
Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas
-
Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program
-
PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027