- Lionel Messi menuai kritik sosial media karena bertemu Presiden AS Donald Trump di tengah memanasnya situasi Timur Tengah.
- Publik membandingkan sikap Messi dengan Diego Maradona, yang pernah menolak penghargaan AS dan bertemu diktator Argentina.
- Maradona bertemu Jenderal Videla (diktator Argentina) pada 1979, yang kemudian diklaim dilakukan di bawah paksaan rezim militer.
Suara.com - Pertemuan Lionel Messi bersama skuat Inter Miami dengan presiden AS Donald Trump di Gedung Putih saat kondisi Timur Tengah memanas mematik reaksi keras dari publik di sosial media.
Lionel Messi dianggap tak peka dengan kondisi dunia saat ini usai serangan militer AS-Israel ke Iran akhir pekan lalu.
Pemain berjuluk La Pulga itu pun ramai mendapat hujatan dari netizen. Bahkan Messi dibandingkan dengan sikap politik dari legenda Argentina, Diego Maradona.
Video lama Maradona saat tegas menolak penghargaan dari AS dan memilih datang ke Kuba kembali viral dan mulai dibandingkan dengan sikap Messi kepada Trump.
Namun ada satu fakta menarik yang diungkap oleh salah satu netizen soal sosol Diego Maradona dan sikap politiknya yang jarang diketahui.
Semasa hidup, Maradona memang dikenal dekat dengan politik, utamanya para pemimpin kiri seperti Fidel Castro ataupun Hugo Chaves.
Tak hanya pemimpin kiri, Maradona ternyata juga pernah bertemu dengan diktator Argentina, Jorge Rafael Videla dan mendapat hujatan.
"Mengkritik Messi karena bersama Trump sama seperti mengkritik Diego Maradona karena berjabat tangan dengan Videla," tulis salah satu pengguna X.
Jenderal Jorge Rafael Videla merupakan mantan diktator Argentina yang meninggal dunia 17 Mei 2013.
Baca Juga: Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
Videla, yang berkuasa antara 1976 dan 1981, sedang menjalani hukuman seumur hidup atas pelanggaran HAM yang dilakukan di tengah periode waktu yang dijuluki sebagai Perang Kotor di Argentina.
Putusan itu diambil pada 2010 lalu untuk kasus penyiksaan dan kematian 31 orang pembangkang selama pemerintahan rezim militer.
Tak hanya itu, Videla juga dijatuhi penjara 50 tahun di kasus pencurian secara sistematis ratusan bayi dari orang tuanya yang menjadi tahanan politik di masa rezim militer berkuasa.
Setidaknya ada 400 bayi diduga diambil paksa dari orangtuanya yang menjadi tahanan politik di masa rezim militer berkuasa.
Nah pada 1979, Diego Maradona yang membawa Argentina juara piala dunia junior bertemu dengan Videla.
Foto ikonik keduanya berjabat tangan pada tahun 1979 juga mendapat kritik tajam dari publik.
Berita Terkait
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Beda Maradona dengan Lionel Messi! La Pulga Torehkan Noda Hitam Usai Bertemu Trump
-
Ekspresi Tak Biasa Lionel Messi Saat Donald Trump Ancam Pemerintah Kuba
-
Ketawa Karir Ala Messi Saat Donald Trump Sebut Cristiano Ronaldo Lebih Hebat
-
Firdaus Oiwobo Ultimatum Iran dan Israel Hentikan Perang: Kalau Tidak Saya Kirim Senjata Ini!
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
Terkini
-
Cristiano Ronaldo Berpeluang Main Bareng Anaknya di Al Nassr, Duet Impian Segera Terwujud?
-
Ketergantungan Satu Pemain, Statistik Ungkap Arsenal Sulit Menang Tanpa Bukayo Saka
-
Bukan Hanya Fadly Alberto Hengga, Jejak Kekerasan Juga Menyeret Pemain Muda Ini
-
Tak Cuma PSG, Klub Liga Inggris Ikut Kejar Pemain Keturunan Indonesia
-
Menanti Sentuhan Magis Marselino Ferdinan di Bawah Taktik Baru John Herdman
-
2 Rapor Merah Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Asia U-17 2026
-
Jadwal Padat dan Pindah Venue, Persija Jakarta Tetap Bidik 3 Poin Lawan PSIM Yogyakarta
-
Unik! Mojang Jawa Barat Ini Tampilkan Kostum Persib Bandung di Puteri Indonesia 2026
-
Ricky Kambuaya Jadi Korban Rasisme, Kevin Diks Murka!
-
Momen Rizky Ridho Jadi Fotografer Dadakan untuk Emak-Emak Jelang PSIM Yogyakarta Vs Persija