- Kekalahan terbaru dari Lecce mendorong Cremonese ke zona degradasi Serie A dengan 24 poin.
- Performa buruk ini ditandai 14 laga tanpa kemenangan sejak Desember, disebabkan mandeknya lini depan dan pertahanan rapuh.
- Masa depan pelatih Davide Nicola dipertanyakan dan manajemen klub disebut akan segera mengevaluasi pengganti potensial.
Suara.com - Cremonese tengah mengalami penurunan performa drastis di Serie A. Kekalahan terbaru dari Lecce membuat Emil Audero Cs kini terperosok ke zona degradasi dan memicu spekulasi mengenai masa depan pelatih Davide Nicola.
Tim asal Lombardy itu kini berada di posisi ketiga dari bawah dengan 24 poin, hanya terpaut satu angka dari Fiorentina yang berada tepat di atas zona merah.
Situasi ini membuat sisa musim menjadi sangat krusial bagi perjuangan mereka bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia.
Kekalahan di kandang Lecce memperpanjang rekor buruk Cremonese menjadi 14 pertandingan tanpa kemenangan di Serie A.
Sejak menang pada 7 Desember lalu, juga melawan Lecce, Cremonese hanya meraih empat poin dari empat hasil imbang dan menelan 11 kekalahan.
Rentetan hasil negatif tersebut membuat posisi mereka merosot tajam.
Padahal sebelumnya Emil Audero Cs sempat berada di posisi yang relatif aman di klasemen.
Kini mereka justru terancam kembali ke Serie B hanya beberapa bulan setelah promosi melalui babak play-off.
Salah satu penyebab utama keterpurukan Cremonese adalah mandeknya produktivitas lini depan. Sejak Desember, tim ini hanya mampu mencetak empat gol di liga.
Baca Juga: Kontrak Habis di Akhir Musim Ini, Luciano Spalletti Pede Akan Terus Latih Juventus
Penyerang Federico Bonazzoli, yang menjadi top skor tim dengan enam gol, baru kembali mencetak gol setelah tiga bulan tanpa gol.
Sementara Jamie Vardy yang sudah mengoleksi lima gol terakhir kali mencetak gol pada 8 Januari.
Masalah tidak hanya terjadi di lini depan. Pertahanan Cremonese juga rapuh dengan gawang Emil Audero telah 23 gol kebobolan dalam 11 pertandingan, dan hanya tiga kali mencatatkan clean sheet sepanjang periode tersebut.
Situasi ini membuat posisi pelatih Davide Nicola mulai dipertanyakan. Meski masih terikat kontrak dua tahun sejak musim panas lalu, manajemen klub disebut akan melakukan evaluasi serius.
Untuk saat ini, pihak klub belum memberikan sinyal jelas terkait masa depan sang pelatih.
Direktur olahraga Simone Giacchetta bahkan memilih menyoroti keputusan wasit dalam laga melawan Lecce dibanding membahas performa tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
John Herdman Berpotensi Diperkuat Pemain Keturunan Jerman Eks Bayer Leverkusen?
-
Permainan Indah Persija Tak Bertuah, Mauricio Souza Gerah: Kami Harus Bisa Cetak Gol!
-
Persib Bandung di Puncak Klasemen, Bojan Hodak Lempar Analogi Pistol Soal Persaingan Gelar
-
Tragedi Maut Renggut Eks Kiper Arsenal Alex Manninger, Sang Istri: Aku Hancur Kehilanganmu
-
Akui Joel Vinicius Berkualitas, Persib Bandung Tetap Pede Hadapi Arema FC
-
Libas Persita 1-0, Bali United Naik ke Peringkat 7 Klasemen BRI Super League
-
Real Madrid Diterpa Kabar Buruk, Arda Guler Absen hingga Akhir Musim
-
Ogah Segrup! Pelatih Thailand Akui Timnas Indonesia yang Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027
-
Cara Jay Idzes Menenangkan Diri Jika Melawan Pesepak Bola Top, Galak Banget!
-
Erling Haaland Bikin Panas Arsenal usai Man City Hajar Burnley: Kami di Puncak Klasemen!