- NAC Breda resmi gugat KNVB untuk mengulang kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles karena dugaan pemain lawan ilegal.
- NAC Breda mempertanyakan legalitas izin kerja pemain naturalisasi Indonesia, Dean James, saat laga berlangsung di Belanda.
- KNVB menyatakan investigasi terhadap kasus kompleks ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menentukan hasil pertandingan.
Suara.com - Kontroversi melanda Eredivisie setelah NAC Breda mengajukan gugatan resmi kepada KNVB untuk mengulang laga melawan Go Ahead Eagles.
Permintaan ini muncul usai kekalahan telak 0-6 yang kini dipertanyakan keabsahannya.
NAC menduga ada pemain lawan yang tidak memenuhi syarat hukum untuk bermain.
Sosok tersebut adalah pemain Timnas Indonesia Dean James, yang disebut tidak memiliki izin kerja sah sesuai regulasi Belanda.
“Ada indikasi pemain yang tidak diperbolehkan bekerja secara hukum turut bermain, sehingga tidak layak bermain," demikian pernyataan resmi NAC.
Jika terbukti, hasil pertandingan berpotensi dibatalkan dan dijadwalkan ulang.
Dean James lahir di Leiden dan telah menjadi WNI pada Maret tahun lalu.
Namun, perubahan status tersebut memunculkan pertanyaan soal keabsahan paspor Belandanya.
NAC meragukan apakah dokumen tersebut masih berlaku setelah proses naturalisasi.
Baca Juga: Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
Pihak KNVB sendiri mengaku bahwa kasus Dean James ini terbilang sulit dan membutuhkan banyak waktu untuk melakukan investigasi.
“Ini adalah perkara kompleks dengan banyak dimensi dan membutuhkan waktu,” ujar pihak federasi.
Di sisi lain, Go Ahead Eagles memilih bersikap tenang menghadapi polemik ini.
“Kami mengetahui adanya permohonan tersebut, namun untuk saat ini tidak ada komentar lebih lanjut,” kata juru bicara klub.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Menyambut Era John Herdman, Skuad Final Timnas Indonesia Segera Diumumkan?
-
Thom Haye Absen, Siapa yang Layak Jadi Jendral Lini Tengah Timnas Indonesia?
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026