Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:10 WIB
Dean James tampaknya akan tetap bertahan di Go Ahead Eagles meski sempat dirumorkan akan pindah ke klub lain di bursa transfer musim panas ini. [Dok. IG/@dean11james]
Baca 10 detik
  • NAC Breda resmi gugat KNVB untuk mengulang kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles karena dugaan pemain lawan ilegal.
  • NAC Breda mempertanyakan legalitas izin kerja pemain naturalisasi Indonesia, Dean James, saat laga berlangsung di Belanda.
  • KNVB menyatakan investigasi terhadap kasus kompleks ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menentukan hasil pertandingan.

Suara.com - Kontroversi melanda Eredivisie setelah NAC Breda mengajukan gugatan resmi kepada KNVB untuk mengulang laga melawan Go Ahead Eagles.

Permintaan ini muncul usai kekalahan telak 0-6 yang kini dipertanyakan keabsahannya.

NAC menduga ada pemain lawan yang tidak memenuhi syarat hukum untuk bermain.

Sosok tersebut adalah pemain Timnas Indonesia Dean James, yang disebut tidak memiliki izin kerja sah sesuai regulasi Belanda.

“Ada indikasi pemain yang tidak diperbolehkan bekerja secara hukum turut bermain, sehingga tidak layak bermain," demikian pernyataan resmi NAC.

Dean James saat membela Timnas Indonesia di laga melawan Irak pada ronde keempat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 (dok. AFC)

Jika terbukti, hasil pertandingan berpotensi dibatalkan dan dijadwalkan ulang.

Dean James lahir di Leiden dan telah menjadi WNI pada Maret tahun lalu.

Namun, perubahan status tersebut memunculkan pertanyaan soal keabsahan paspor Belandanya.

NAC meragukan apakah dokumen tersebut masih berlaku setelah proses naturalisasi.

Baca Juga: Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki

Pihak KNVB sendiri mengaku bahwa kasus Dean James ini terbilang sulit dan membutuhkan banyak waktu untuk melakukan investigasi.

“Ini adalah perkara kompleks dengan banyak dimensi dan membutuhkan waktu,” ujar pihak federasi.

Di sisi lain, Go Ahead Eagles memilih bersikap tenang menghadapi polemik ini.

“Kami mengetahui adanya permohonan tersebut, namun untuk saat ini tidak ada komentar lebih lanjut,” kata juru bicara klub.

Kontributor: M.Faqih

Load More