- Pelatih John Herdman mengambil jeda evaluasi usai memimpin Timnas Indonesia dalam dua laga FIFA Series 2026 di Jakarta.
- Timnas Indonesia mencatat satu kemenangan melawan Saint Kitts dan Nevis serta satu kekalahan saat menghadapi tim Bulgaria.
- Herdman menyoroti kemampuan adaptasi taktik tim namun terkendala minimnya waktu persiapan untuk memaksimalkan performa skuad Garuda tersebut.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan rencananya untuk mengambil jeda singkat setelah memimpin tim dalam dua laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari evaluasi atas dua pertandingan yang telah dilalui, yakni kemenangan 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis serta kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria di partai final.
"Untuk perbaikan, saya akan meninjau pertandingan dalam dua minggu ke depan. Saat ini saya masih emosional karena kami sangat ingin menang," kata Herdman dalam jumpa pers setelah laga final FIFA Series 2026 yang berakhir dengan kekalahan 0-1 dari Bulgaria di SUGBK, Senin.
"Saya selalu mengatakan, jangan berbicara terlalu banyak saat emosi. Saya perlu mundur sejenak, menilai pertandingan dengan kepala dingin, dan melihat kekuatan tim terlebih dahulu, hal-hal yang bisa kami bangun," katanya menambahkan.
Meski hasil belum sepenuhnya memuaskan, Herdman tetap melihat sejumlah sisi positif dari dua laga perdananya bersama skuad Garuda. Ia menilai tim mampu beradaptasi dengan baik, termasuk saat menerapkan dua sistem permainan berbeda dalam waktu singkat.
"Kemampuan berpindah antara dua sistem bertahan dalam dua hari adalah hal positif. Kami bisa menjadi salah satu tim paling adaptif di Asia, dan itu akan menjadi kekuatan besar saat menghadapi tim kuat," ucap dia.
Di sisi lain, keterbatasan waktu persiapan menjadi tantangan utama bagi pelatih kelahiran Consett, Inggris tersebut. Minimnya waktu bersama pemain membuat implementasi taktik belum berjalan optimal.
Sebagai solusi, Herdman bahkan menambah porsi latihan harian, termasuk menggelar sesi tambahan di area lapangan basket Gelora Bung Karno untuk memperkuat pemahaman taktik para pemain.
Ia berharap, pada agenda pertandingan internasional berikutnya pada Juni mendatang, tim memiliki waktu persiapan yang lebih panjang sehingga kekurangan yang terlihat di FIFA Series 2026 dapat diperbaiki secara maksimal.
Baca Juga: Main di 2 Laga FIFA Series 2026 dan Berstatus Abroad, Gimana Performa Ramadhan Sananta?
(Antara)
Berita Terkait
-
Main di 2 Laga FIFA Series 2026 dan Berstatus Abroad, Gimana Performa Ramadhan Sananta?
-
Lewat Statistik Akhir, Timnas Indonesia Ternyata Dominan Atas Bulgaria
-
3 Pemain Timnas Indonesia Paling Berpengaruh di Laga Kontra Bulgaria
-
Melihat Performa Lini Depan Timnas Indonesia Kontra Bulgaria, Bagus Tapi Belum Maksimal
-
John Herdman Ungkap Peran Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas yang Krusial
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?