Bola / Bola Dunia
Rabu, 01 April 2026 | 13:38 WIB
Gennaro Gattuso memulai kiprahnya sebagai pelatih baru timnas Italia dengan cara yang meyakinkan. [Instagram @azzurri]
Baca 10 detik
  • Timnas Italia tersingkir dari kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti melawan Bosnia-Herzegovina di Zenica, Selasa.
  • Kekalahan ini membuat Italia gagal tampil di ajang Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut bagi negaranya.
  • Pelatih Gennaro Gattuso merasa terpukul dan meminta maaf kepada publik karena timnya harus mengakhiri laga dengan sepuluh pemain.

Suara.com - Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, tak kuasa menahan emosi setelah timnya tersingkir dari playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 usai kalah adu penalti dari Bosnia-Herzegovina, Selasa.

Kekalahan ini memastikan Italia kembali gagal tampil di Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun, sebuah pukulan telak bagi negara yang pernah empat kali menjadi juara dunia, termasuk pada 2006.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Zenica, Italia sempat unggul lebih dulu. Namun, situasi berubah setelah mereka harus bermain dengan 10 orang, yang kemudian dimanfaatkan Bosnia untuk menyamakan kedudukan sebelum akhirnya menang lewat adu penalti.

Usai laga, Gattuso mengaku sangat terpukul, bahkan terlihat menahan tangis saat memberikan pernyataan.

“Hari ini para pemain tidak pantas menerima kekalahan seperti ini,” ujar Gattuso dikutip dari New Straits Times.

“Kami bermain dengan 10 orang, kami punya tiga peluang bagus dan mereka hampir tidak memberi ancaman. Saya minta maaf, ini sepak bola dan saya bangga dengan para pemain saya.”

Ia menegaskan bahwa kegagalan ini terasa sangat menyakitkan karena tim membutuhkan kemenangan tersebut, tidak hanya untuk skuad, tetapi juga untuk seluruh sepak bola Italia.

“Ini sangat menyakitkan, karena kami membutuhkannya untuk kami, untuk seluruh Italia, dan untuk perkembangan sepak bola kami. Ini pukulan yang sulit diterima,” lanjutnya.

Dalam laga tersebut, Italia sempat dibuat kecewa dengan keputusan wasit yang hanya memberikan kartu kuning atas pelanggaran pemain Bosnia di tepi kotak penalti pada babak tambahan. Meski begitu, Gattuso enggan menyalahkan perangkat pertandingan.

Baca Juga: Keajaiban Swedia ke Piala Dunia 2026, Dari Tanpa Kemenangan hingga Lolos Dramatis

“Saya tidak ingin membahas apa pun, tapi hari ini terasa tidak adil,” katanya.

“Saya sudah lama berada di dunia sepak bola, kadang saya merasakan kemenangan, dan hari ini saya menerima kekalahan. Sulit untuk diterima, tetapi saya terkejut dengan semangat yang ditunjukkan para pemain.”

Gattuso juga menyampaikan permintaan maaf kepada publik Italia atas kegagalan ini.

“Kami kembali membicarakan kegagalan lolos ke Piala Dunia. Saya minta maaf karena tidak berhasil, tapi para pemain benar-benar luar biasa hari ini,” ucapnya.

Saat ditanya mengenai masa depannya, mantan gelandang AC Milan itu memilih untuk tidak membahas lebih jauh.

“Membicarakan masa depan saya sekarang tidak penting. Yang penting adalah kami seharusnya bisa lolos ke Piala Dunia,” tegas Gattuso.

Load More