-
Dony Tri Pamungkas tampil gemilang dengan teknik individu memukau saat melawan tim Bulgaria.
-
Meskipun Indonesia kalah tipis 0-1 pelatih John Herdman tetap memuji keberanian Dony.
-
Dony mengaku tidak puas dan ingin terus memperbaiki kekurangannya demi kemajuan karier.
Suara.com - Punggawa muda berbakat milik Persija Jakarta baru saja mencuri perhatian publik sepak bola nasional.
Dony Tri Pamungkas menunjukkan kelasnya saat membela Timnas Indonesia dalam ajang bergengsi FIFA Series 2026.
Momen spektakuler tercipta ketika ia berhasil melewati kepungan pemain lawan dengan teknik individu berkelas.
Dua pemain tim nasional Bulgaria dibuat tidak berdaya hingga saling bertabrakan karena mengejar pergerakan Dony.
Aksi tersebut seketika menjadi buah bibir dan mendapat apresiasi luas dari para penggemar Garuda.
Peristiwa menarik ini berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada tanggal 30 Maret lalu.
Saat itu skuat Garuda sedang berjuang di partai puncak turnamen FIFA Series menghadapi tim Eropa.
Meskipun masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti namun kontribusi Dony sangat terasa bagi tim.
Kehadirannya di atas rumput hijau memberikan warna baru bagi skema penyerangan yang dibangun Indonesia.
Baca Juga: Thom Haye Puji Beckham dan Eliano Reijnders Usai Tampil Bersama Timnas Indonesia
Efektivitas permainan pemuda ini terlihat jelas melalui keberaniannya melakukan penetrasi langsung ke area pertahanan lawan.
Postur tubuh pemain Bulgaria yang jauh lebih besar tidak menyiutkan nyali sang pemain sayap.
Ia justru memanfaatkan kelincahannya untuk mencari celah terkecil di antara barisan penjagaan ketat musuh.
Dony akhirnya membagikan kisah di balik layar mengenai teknik gocekan yang membuat lawan kocar-kacir tersebut.
Ia mengaku hanya mencoba memanfaatkan situasi yang muncul secara spontan dalam pertandingan yang sangat sengit.
"Ya mungkin karena memang ada celah di situ sih. Jadi saya ambil kesempatan itu," kata Dony kepada awak media.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Lionel Scaloni Bantah Argentina Diuntungkan Wasit di Piala Dunia 2026: Jangan Percaya Media Sosial
-
Gol Cristiano Ronaldo saat Portugal Kalahkan Kroasia Akhiri Kutukan 20 Tahun di Piala Dunia
-
Ronaldo Cetak Sejarah Baru Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia
-
Alarm Portugal Jelang Hadapi Spanyol, Statistik Miris di Balik Gol Bersejarah Ronaldo
-
Diragukan Banyak Pihak, Ini Puja-puji Luis de la Fuente untuk Kualitas Mikel Oyarzabal