- Skandal izin kerja pemain keturunan (paspoortgate) yang bermula dari gugatan terhadap Dean James dan Nathan Tjoe-A-On di Belanda kini meluas ke Belgia.
- Klub Liga Belgia, Royal Antwerp, telah menonaktifkan Gyrano Kerk demi menghindari risiko sanksi hukum terkait izin kerja dan status kewarganegaraan.
- Beruntungnya, pemain Timnas Indonesia yang merumput di Belgia yakni Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy dipastikan aman karena izin kerjanya telah lengkap.
Manajemen klub memutuskan untuk mengistirahatkan sementara pemain andalan mereka, Gyrano Kerk, demi menghindari risiko hukum yang lebih besar.
Kerk secara khusus diminta untuk fokus menyelesaikan seluruh urusan administratif terkait izin kerja dan kewarganegaraannya terlebih dahulu.
Langkah tegas ini diambil murni sebagai bentuk kehati-hatian ekstrem klub dalam menyikapi situasi yang masih serba tidak pasti.
Melihat betapa seriusnya dampak paspoortgate ini, publik sepak bola Tanah Air tentu bertanya-tanya mengenai nasib pemain Indonesia lainnya yang merumput di Belgia.
Beruntungnya, nama-nama andalan skuad Garuda seperti Joey Pelupessy dan Ragnar Oratmangoen dipastikan masih dalam posisi aman.
Hingga saat ini, keduanya belum menerima sanksi pembekuan status bermain dari klubnya masing-masing.
Pernyataan resmi dari pihak terkait bahkan telah mengonfirmasi bahwa dokumen izin kerja kedua pemain tersebut tidak bermasalah sama sekali.
Fakta ini tentu memberikan sedikit hembusan napas lega bagi jutaan pendukung Timnas Indonesia yang terus memantau perkembangan kasus ini.
Meskipun demikian, situasi yang sangat dinamis ini tetap perlu dipantau secara saksama untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan di masa mendatang.
Baca Juga: Target Piala Dunia 2030! Calon Striker Naturalisasi Tak Sabar Bantu Timnas Indonesia Ukir Sejarah
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Tag
Berita Terkait
-
Kakak Irfan Bachdim Dikuliti Media Belanda Buntut Skandal Paspor Pemain Timnas Indonesia
-
Negara Piala Dunia Bakal Dihadapi Timnas Indonesia di Lanjutan FIFA Series 2026, Siapa Dia?
-
Rival Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Kamboja Diperkuat 9 Pemain Naturalisasi
-
Kenapa Maarten Paes Bisa Lolos dari Skandal Paspor Gate di Belanda?
-
Target Piala Dunia 2030! Calon Striker Naturalisasi Tak Sabar Bantu Timnas Indonesia Ukir Sejarah
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia
-
Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu
-
Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen
-
Jadi Saksi Praperadilan Febrie, Eks Dirdik Jampidsus: Dia Orang Jujur dan Manut Pimpinan
-
Karhutla Picu Kabut Asap, Kualitas Udara Sumsel Masuk Tahap Peringatan
-
Harta Dua Wakil Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK, Punya Aerox hingga Pajero Sport
-
Kalimantan dan Bali Bakal Dikeliling Transportasi Kereta Api
-
Pengguna QRIS Capai 65,77 Juta, Diterima di 44,68 Merchant
-
Wamenko Polkam: Pemulihan Korban Terorisme Jadi Tanggung Jawab Mutlak Negara
-
Pasokan Melimpah, Panas Bumi yang Terbuang Bakal Diolah Jadi Listrik 45 MW