Bola / Bola Dunia
Senin, 06 April 2026 | 14:28 WIB
Skandal paspor Eredivisie mulai meluas ke Liga Belgia. Royal Antwerp bekukan Gyrano Kerk, bagaimana nasib pemain Timnas Indonesia Ragnar dan Pelupessy? (Instagram/@jupilerproleaguebe)
Baca 10 detik
  • Skandal izin kerja pemain keturunan (paspoortgate) yang bermula dari gugatan terhadap Dean James dan Nathan Tjoe-A-On di Belanda kini meluas ke Belgia.
  • Klub Liga Belgia, Royal Antwerp, telah menonaktifkan Gyrano Kerk demi menghindari risiko sanksi hukum terkait izin kerja dan status kewarganegaraan.
  • Beruntungnya, pemain Timnas Indonesia yang merumput di Belgia yakni Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy dipastikan aman karena izin kerjanya telah lengkap.

Manajemen klub memutuskan untuk mengistirahatkan sementara pemain andalan mereka, Gyrano Kerk, demi menghindari risiko hukum yang lebih besar.

Kerk secara khusus diminta untuk fokus menyelesaikan seluruh urusan administratif terkait izin kerja dan kewarganegaraannya terlebih dahulu.

Langkah tegas ini diambil murni sebagai bentuk kehati-hatian ekstrem klub dalam menyikapi situasi yang masih serba tidak pasti.

Melihat betapa seriusnya dampak paspoortgate ini, publik sepak bola Tanah Air tentu bertanya-tanya mengenai nasib pemain Indonesia lainnya yang merumput di Belgia.

Beruntungnya, nama-nama andalan skuad Garuda seperti Joey Pelupessy dan Ragnar Oratmangoen dipastikan masih dalam posisi aman.

Hingga saat ini, keduanya belum menerima sanksi pembekuan status bermain dari klubnya masing-masing.

Pernyataan resmi dari pihak terkait bahkan telah mengonfirmasi bahwa dokumen izin kerja kedua pemain tersebut tidak bermasalah sama sekali.

Fakta ini tentu memberikan sedikit hembusan napas lega bagi jutaan pendukung Timnas Indonesia yang terus memantau perkembangan kasus ini.

Meskipun demikian, situasi yang sangat dinamis ini tetap perlu dipantau secara saksama untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan di masa mendatang.

Baca Juga: Target Piala Dunia 2030! Calon Striker Naturalisasi Tak Sabar Bantu Timnas Indonesia Ukir Sejarah

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Load More