- Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, menyatakan kesiapan melepas Antonio Conte jika ia ingin kembali melatih Timnas Italia.
- Peluang Conte menjadi pelatih Italia terbuka setelah tim gagal lolos ke Piala Dunia 2026 akibat kekalahan play-off.
- Federasi Sepak Bola Italia baru akan menentukan pelatih definitif setelah pemilihan presiden federasi berlangsung pada 22 Juni mendatang.
Suara.com - Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, mengaku siap melepas Antonio Conte jika sang pelatih ingin kembali menangani Timnas Italia.
Nama Conte memang mencuat sebagai kandidat kuat pelatih Azzurri setelah kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia FIFA 2026 usai kalah dari Bosnia dan Herzegovina di babak play-off.
“Jika Antonio meminta kepada saya, saya rasa saya akan mengatakan ya,” ujar De Laurentiis.
Meski demikian, ia menilai situasi di tubuh tim nasional saat ini belum sepenuhnya stabil.
“Namun, mengingat dia sangat cerdas, selama belum ada pihak yang benar-benar serius, dan saat ini belum banyak, dia akan menahan diri untuk membayangkan dirinya memimpin sesuatu yang sepenuhnya tidak terorganisir,” tambahnya.
Jika kembali ke kursi pelatih Italia, Conte akan menjalani periode keduanya setelah sebelumnya menangani tim pada 2014 hingga 2016. Dalam periode tersebut, ia mencatat 14 kemenangan dari 25 pertandingan.
Pencapaian terbaiknya bersama Azzurri terjadi di UEFA Euro 2016 dengan membawa Italia melaju hingga perempat final sebelum disingkirkan Jerman.
Saat ini, Federasi Sepak Bola Italia ( belum akan menunjuk pelatih definitif dalam waktu dekat. Proses penunjukan baru diperkirakan dilakukan setelah pemilihan presiden federasi pada 22 Juni mendatang.
Sambil menunggu keputusan tersebut, Timnas Italia dijadwalkan menjalani dua laga uji coba pada bulan Juni di bawah arahan pelatih sementara.
Baca Juga: Antonio Conte Buka Peluang Kembali Latih Timnas Italia
Situasi ini membuat peluang Conte untuk kembali ke tim nasional masih terbuka, meski keputusan akhir kemungkinan baru akan ditentukan setelah struktur kepemimpinan federasi benar-benar terbentuk.
(Antara)
Berita Terkait
-
Antonio Conte Buka Peluang Kembali Latih Timnas Italia
-
Napoli Bungkam AC Milan, Antonio Conte: Kami Bangga!
-
Klasemen Liga Italia Memanas: Napoli Kudeta Posisi AC Milan, Inter Makin Nyaman di Pucuk
-
Hasil Liga Italia: Juventus Hajar Genoa, Napoli Permalukan AC Milan
-
Ventura Beri Nasihat untuk Gennaro Gattuso Usai Mundur dari Timnas Italia
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan