-
Persija Jakarta menang telak 3-0 melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan kompetisi Liga Super.
-
Pelatih Mauricio Souza menekankan pentingnya ketenangan di depan gawang untuk mencetak lebih banyak gol.
-
Kemenangan ini memutus tren negatif Persija Jakarta dan mengembalikan mereka ke jalur juara.
Suara.com - Persija Jakarta kembali menemukan ritme kemenangan setelah berhasil menggilas Persebaya Surabaya dengan skor telak di Jakarta.
Keberhasilan meraih poin penuh ini menjadi momentum krusial bagi Macan Kemayoran untuk memutus rantai hasil minor sebelumnya.
Ketajaman lini depan yang sempat tumpul kini kembali terasah melalui skema serangan balik yang sangat mematikan.
Dominasi total tuan rumah terlihat jelas sepanjang dua babak pertandingan berjalan di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Tiga gol yang bersarang ke gawang lawan menjadi bukti nyata kebangkitan mentalitas anak asuh Mauricio Souza.
Allano Lima membuka keunggulan melalui titik putih pada menit ke-16 yang mengubah arah dinamika pertandingan.
Keunggulan satu gol tidak membuat intensitas tekanan tim kebanggaan warga Jakarta ini menurun di lapangan hijau.
Eksel Runtukahu tampil sebagai bintang lapangan dengan melesakkan dua gol tambahan pada babak kedua laga tersebut.
Gol kedua lahir melalui skema terbuka di menit ke-54 yang mengoyak pertahanan rapat tim tamu Surabaya.
Baca Juga: Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
Kemenangan dikunci secara dramatis lewat gol penutup Eksel pada menit ke-76 yang memastikan kemenangan absolut Persija.
Evaluasi Ketat Pelatih Mauricio Souza
Juru taktik asal Brasil tersebut memberikan apresiasi tinggi atas disiplin posisi yang ditunjukkan oleh seluruh pemainnya.
"Saya rasa hari ini kami benar-benar berhasil menunjukkan potensi yang dimiliki tim ini," kata Souza usai laga.
"Kami memainkan pertandingan yang hebat, mendominasi laga sepenuhnya, dan menurut saya, jika kami sedikit lebih tenang di area sepertiga akhir lapangan, kami bisa saja mencetak lebih banyak gol."
Souza menganggap kemenangan tiga gol ini sebenarnya belum mencerminkan dominasi penuh yang seharusnya bisa lebih besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dua Gol di Extra Time! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu
-
Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji
-
Mati 7 Menit Lalu Hidup Lagi, Sisi Lain Pelatih Norwegia Stale Solbakken
-
Argentina Unggul Cepat! Sundulan Mac Allister Bawa Albiceleste Robek Gawang Swiss
-
Terkuak! Titik Lemah Penalti Lionel Messi: Sisi Kanan Jadi Kutukan
-
Siapa Jayden Adams? Ditemukan Tewas Misterius Usai Main di Piala Dunia 2026
-
Era Baru Timnas Italia, FIGC Tunjuk Duet Leonardo dan Paolo Maldini