- Seminar Play for Peace di Universitas Indonesia menandai peluncuran Liga Universitas Coca-Cola 2026 yang fokus pada kesehatan mental.
- Liga ini melibatkan 15 perguruan tinggi di Jakarta dan Bandung dengan total 98 pertandingan selama 18 April-17 Agustus 2026.
- Kolaborasi pemerintah, sektor swasta, dan organisasi internasional ini bertujuan membangun karakter serta perdamaian global melalui kompetisi sepak bola mahasiswa.
“Sepak bola mengajarkan disiplin, sportivitas, dan persatuan, nilai yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” tambahnya.
Dari perspektif diplomasi, Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, R. Heru Hartanto Subolo, menilai Uni League sebagai platform strategis yang menghubungkan peran pemuda dengan upaya perdamaian global.
“Ini merupakan platform strategis, tidak hanya menghubungkan kebijakan dan praktik, tetapi juga memperkuat peran pemuda dalam perdamaian. Pemuda adalah unsur penting dalam pembangunan, dengan semangat kolaborasi yang tinggi. Melalui olahraga, kegiatan ini menjadi ruang bagi mereka untuk melihat dunia dari perspektif yang berbeda,” ungkap Heru.
Ia menambahkan bahwa inisiatif ini juga merupakan bagian dari soft power diplomacy Indonesia.
“Melalui pemuda, perdamaian dapat diciptakan. Ini menjadi bagian dari diplomasi lunak Indonesia, dan kami tentu mendukung penuh kolaborasi seperti ini,” lanjutnya.
Dari sektor swasta, Senior Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui sepak bola.
“Sepak bola adalah bagian penting dari kehidupan anak muda Indonesia. Kami melihat ini sebagai platform yang sangat relevan untuk membangun karakter bangsa, mulai dari ketahanan, fokus, hingga kemampuan bangkit dari kegagalan,” tegasnya.
“Kami telah hampir 100 tahun hadir di Indonesia, dan ini menjadi bagian dari upaya kami untuk terus berkontribusi membangun generasi muda dan masa depan bangsa,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria, menyebut bahwa Liga Universitas Coca-Cola merupakan bagian dari pembinaan di level universitas yang menitikberatkan pada pembangunan manusia secara menyeluruh.
Baca Juga: Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Terancam DO, Masih Bisa Kuliah Lagi?
“Kita mulai dengan tema global mental health. Jadi bukan hanya soal prestasi, tetapi pembangunan manusia terlebih dahulu. Mahasiswa tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga penggerak perubahan,” ungkap Tisha.
Daftar Tim Peserta Liga Universitas Coca-Cola 2026:
Regional Jakarta (Stadion Universitas Indonesia dan Stadion UMJ)
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Universitas Indonesia
Universitas Pakuan Bogor
Universitas Kristen Indonesia
Universitas Negeri Jakarta
Universitas Borobudur
Universitas Darma Persada
Regional Bandung (Stadion UPI dan Stadion ITB Jatinangor)
Institut Teknologi Bandung
UIN SSC
Universitas Padjajaran
STKIP Pasundan
UIN Sunan Gunung Djati
Universitas Pendidikan Indonesia
Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon
Berita Terkait
-
Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Terancam DO, Masih Bisa Kuliah Lagi?
-
Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus
-
Siapa yang Pertama Kali Menyebarkan Chat Dugaan Pelecehan oleh Mahasiswa FH UI?
-
Isi Chat Grup 16 Mahasiswa FH UI yang Viral, Begini Kronologi dan Fakta Terbarunya
-
FH UI Trending: Puluhan Juta Netizen Kawal Kasus, Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual Dikecam
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM