Bola / Bola Indonesia
Selasa, 14 April 2026 | 19:40 WIB
Penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam. (Suara.com/Rahman)
Baca 10 detik
  • Teja Paku Alam telah mengoleksi 16 clean sheet hingga pekan ke-27, hanya terpaut satu angka untuk menyamai rekor sepanjang masa Yoo Jae-hoon di Liga Indonesia.
  • Kiper andalan Persib ini menegaskan bahwa rekor individu bukan prioritas utamanya, melainkan kemenangan tim untuk mengamankan gelar juara.
  • Persib Bandung saat ini memimpin klasemen Super League dengan 64 poin, unggul empat angka dari Borneo FC dalam perburuan hattrick juara secara beruntun.

Suara.com - Penjaga gawang utama Persib Bandung, Teja Paku Alam, kini berada di ambang sejarah besar untuk memecahkan rekor clean sheet terbanyak sepanjang masa dalam satu musim kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Teja hanya membutuhkan tambahan satu laga nirbobol untuk menyamai rekor legendaris milik mantan kiper Persipura Jayapura, Yoo Jae-hoon, yang menorehkan catatan 17 kali clean sheet pada musim 2013 silam.

Meski kesempatan emas memecahkan rekor pribadi sudah berada di depan mata, kiper asal Sumatera Barat tersebut justru menegaskan bahwa ambisinya membawa Pangeran Biru meraih hattrick gelar juara jauh lebih krusial.

Mengejar Rekor Legendaris Yoo Jae-hoon

Hingga memasuki pekan ke-27 kompetisi Super League musim ini, Teja Paku Alam tercatat sudah mengoleksi total 16 pertandingan tanpa kebobolan sama sekali.

Secara statistik, Teja hanya butuh satu pertandingan lagi untuk menyamai pencapaian Yoo Jae-hoon dan dua laga nirbobol untuk resmi melampaui rekor yang telah bertahan selama 13 tahun tersebut.

Kesempatan untuk menyamai rekor itu sebenarnya sempat terbuka lebar saat Persib Bandung menjamu Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu, 12 April 2026 lalu.

Namun, kendati tim kebanggaan Bobotoh tersebut berhasil mengamankan kemenangan, gawang Teja terpaksa harus bergetar dua kali sehingga ambisi mencetak rekor baru harus tertunda.

Menariknya, situasi tersebut tidak membuat sang penjaga gawang merasa kecewa secara berlebihan karena ia memiliki skala prioritas yang berbeda.

Baca Juga: 3 Pemain Gacor di Pekan ke-27 BRI Super League, Satu Pemain Berpotensi Masuk ke Timnas Indonesia?

Obsesi Hattrick Juara di Atas Segalanya

Teja Paku Alam menegaskan bahwa dalam setiap pertandingan, fokus utamanya bukanlah catatan statistik individu, melainkan raihan tiga poin penuh untuk tim.

Bagi eks kiper Semen Padang ini, keberhasilan Persib Bandung memenangkan laga jauh lebih berharga daripada hanya sekadar memburu predikat sebagai kiper dengan jumlah nirbobol terbanyak.

"Pertama-tama saya ucapkan syukur. Yang penting sekarang itu kemenangan dulu," kata Teja sebagaimana dikutip dari laman resmi Persib.

Ia juga mengaku belum memiliki bayangan khusus mengenai target pribadi yang ingin dicapai seandainya rekor milik Yoo Jae-hoon itu benar-benar berhasil ia patahkan nantinya.

Teja kini hanya memikirkan satu misi besar, yakni memastikan Persib Bandung mencatatkan sejarah dengan meraih tiga gelar juara secara beruntun di Liga Indonesia.

Load More