- Raphinha melancarkan kritik keras terhadap wasit dan menyebut tersingkirnya Barcelona dari Liga Champions musim ini adalah sebuah "perampokan" yang tidak adil.
- Meski menang 2-1 di leg kedua, Barcelona kalah agregat 2-3 dari Atlético Madrid setelah harus bermain dengan 10 orang akibat kartu merah Eric García.
- Hansi Flick tetap bangga pada performa dominan skuadnya dan kini mengalihkan fokus penuh untuk mengunci gelar juara LaLiga di tujuh sisa pertandingan.
Ia merasa timnya sudah bermain sangat luar biasa, namun hasil akhir di babak perempat final ini dianggap telah dicuri secara tidak adil dari tangan mereka.
"Sangat berat ketika kami menyadari bahwa kami perlu melakukan usaha tiga kali lipat lebih keras hanya untuk memenangkan sebuah pertandingan," tambahnya lagi.
Statistik Dominan yang Berakhir Sia-sia
Pemain internasional Brasil tersebut bahkan secara terbuka mempertanyakan apakah ada ketakutan tersendiri jika melihat Barcelona berhasil melaju lebih jauh di kompetisi Eropa.
"Saya benar-benar ingin mengerti mengapa [wasit] begitu takut melihat Barca lolos dari babak ini," sindirnya.
Meski harus tersingkir, pelatih Hansi Flick tetap memberikan pembelaan kepada anak asuhnya yang tampil sangat dominan sepanjang pertandingan di Metropolitano.
Barcelona tercatat melepaskan 15 tembakan tepat sasaran berbanding 8 milik tuan rumah, serta unggul dalam nilai expected goals (xG) yakni 3.38 berbanding 2.08.
"Kami memainkan babak pertama yang fantastis malam ini dan seharusnya kami bisa mencetak lebih banyak gol karena peluang itu ada," ujar Flick dalam sesi konferensi pers.
Misi Mengamankan Gelar Juara LaLiga
Baca Juga: Jelang Lawan PSG, Szoboszlai Tantang Fans Liverpool: Percaya Gak The Reds Bisa Comeback?
Mantan pelatih Timnas Jerman tersebut menegaskan bahwa jika melihat performa di kedua pertandingan, Barcelona sebenarnya lebih layak untuk melaju ke semifinal.
Meskipun merasa sangat kecewa, Flick tetap memuji mentalitas dan sikap yang ditunjukkan para pemain mudanya di tengah tekanan besar lawan.
Barcelona kini harus segera melupakan kegagalan di Liga Champions dan Copa del Rey untuk fokus mempertahankan posisi mereka di kasta tertinggi Liga Spanyol.
Saat ini Blaugrana masih memimpin klasemen dengan keunggulan sembilan poin dari rival terdekat mereka dan hanya menyisakan tujuh pertandingan lagi.
"Langkah selanjutnya adalah menjuarai LaLiga, kami berada di jalur yang tepat meskipun tugas ini belum sepenuhnya selesai," tutur Flick optimis.
Latar Belakang Isu Kontroversi Wasit Barcelona
Kegagalan Barcelona di Liga Champions musim ini diwarnai dengan tensi tinggi antara manajemen klub dan otoritas wasit UEFA yang semakin memanas.
Pihak klub sebelumnya telah mengajukan keluhan resmi kepada UEFA terkait keputusan wasit pada leg pertama, namun protes tersebut dinyatakan "tidak dapat diterima" oleh federasi.
Situasi ini menambah daftar panjang kekecewaan skuad Catalan terhadap kepemimpinan wasit di panggung internasional yang dianggap merugikan klub-klub besar di momen-momen krusial.
Kini, Hansi Flick dituntut untuk menjaga kondisi psikologis skuadnya yang dihuni banyak pemain muda berbakat agar tidak terpuruk dan tetap konsisten mengejar gelar juara liga domestik.
Berita Terkait
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Spanyol Ukir Rekor Bersejarah usai Bekuk Prancis, Makin Dekat Kawinkan Gelar Euro dan Piala Dunia
-
Noni Madueke Tak Takut Lionel Messi Cs: Argentina yang Harus Khawatir Lawan Inggris
-
Mbappe dan Michael Olise Melempem, Deschamps Beberkan Penyebab Prancis Tumbang dari Spanyol
-
Ada Proses Panjang di Balik Kesuksesan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara
-
Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal
-
Rodrigo De Paul: Saya Harus Kendalikan Emosi di Laga Argentina vs Inggris
-
Jelang Argentina vs Inggris, Gonzalo Montiel: Kami Sudah Lewati Masa Sulit
-
Kata-kata Didier Deschamps, Prancis Aneh Hadapi Spanyol Hingga Angkat Koper dari Piala Dunia 2026
-
Pedro Porro: Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Tidak Ada di Mimpi Paling Liar Saya