- Timnas Indonesia diprediksi akan tampil tanpa pemain diaspora di Piala AFF 2026, membuka peluang besar bagi penyerang lokal BRI Super League untuk unjuk gigi.
- Eksel Runtukahu (Persija) dan Ezra Walian (Persik) saat ini memimpin daftar top skor lokal dengan torehan masing-masing enam gol berdasarkan data Transfermarkt.
- Mauro Zijlstra masih kesulitan menemukan performa terbaiknya akibat cedera dan belum mencetak gol di klub, membuat Eksel dinilai sebagai opsi striker paling logis saat ini.
Suara.com - Potensi absennya barisan penyerang diaspora di ajang Piala AFF 2026 memaksa pelatih John Herdman memutar otak untuk meracik ujung tombak baru bagi Timnas Indonesia.
Panggung kompetisi domestik BRI Super League 2025/2026 kini menjadi arena pembuktian paling krusial bagi para penyerang lokal untuk merebut hati sang juru taktik.
Situasi ini memicu persaingan sengit yang mengerucut pada adu ketajaman antara mesin gol Persija Jakarta, Eksel Runtukahu, melawan penyerang berpengalaman milik Persik Kediri, Ezra Walian.
Ledakan Eksel Runtukahu Bersama Macan Kemayoran
Eksel Runtukahu mendadak menjadi komoditas panas di kancah sepak bola nasional berkat performa buasnya di lini depan klub ibu kota sejauh musim ini berjalan.
Berdasarkan data statistik dari situs Transfermarkt, penyerang berusia 28 tahun ini telah sukses menyarangkan enam gol ke gawang lawan di kompetisi kasta tertinggi.
Torehan mentereng tersebut langsung menahbiskan namanya sebagai pemuncak daftar pencetak gol terbanyak sementara khusus untuk kategori pemain lokal.
Nilai tambah yang membuat Eksel begitu spesial di mata pemandu bakat bukan sekadar insting pembunuhnya, melainkan juga pergerakan tanpa bola yang sangat cerdas untuk merusak fokus bek lawan.
Sang pemain bahkan secara terbuka telah menyatakan kesiapan mental dan fisiknya apabila negara memberinya kepercayaan untuk bertarung di turnamen antarnegara Asia Tenggara nanti.
Baca Juga: Bobotoh Jangan Sampai Salah, Super Big Match Persib vs Arema FC Dipercepat
Pengalaman Internasional Ezra Walian Jadi Ancaman
Menariknya, dominasi Eksel di papan top skor lokal tidak dibiarkan melenggang sendirian karena Ezra Walian juga berhasil menyamai rekor enam gol tersebut.
Penyerang naturalisasi yang kini menjadi tulang punggung Persik Kediri itu terbukti masih memiliki sentuhan magis saat berada di dalam area kotak penalti lawan.
Jika dibandingkan dengan deretan striker lokal murni lainnya, Ezra jelas memiliki keunggulan mutlak dalam hal jam terbang dan pengalaman menghadapi tekanan di level internasional.
Sayangnya, bayang-bayang inkonsistensi performa saat berseragam Merah Putih sejak debutnya pada tahun 2017 silam masih menjadi catatan minor yang terus membayanginya.
Misteri Macetnya Keran Gol Mauro Zijlstra
Berita Terkait
-
Asisten Pelatih John Herdman Bocorkan Agenda dan Target Besar Timnas Indonesia
-
PSSI akan Hadirkan Kompetisi Baru untuk Musim Depan, Piala Indonesia?
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Ngeri! Wasit Ditembak saat Pimpin Pertandingan Tarkam, Pelaku Buron
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!
-
Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Polemik Paspoortgate, NAC Breda Tak Terima dan Resmi Bawa Kasus Dean James ke Pengadilan
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan
-
Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Meski Imbang, Declan Rice Tak Pedulikan Kritik Pedas
-
Jadwal Semifinal Liga Champions 2025/2026: PSG vs Bayern Munich, Atletico Madrid Tantang Arsenal
-
Bojan Hodak Bangga Beckham Putra Nugraha Raih Gelar Sarjana
-
Ukir Sejarah, Ini Kata Mikel Arteta Usai Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Dua Musim Beruntun