Bola / Bola Indonesia
Selasa, 21 April 2026 | 15:51 WIB
Ricky Kambuaya menjadi salah satu gelandang lokal yang terus bertahan di Timnas Indonesia meski tampuk pelatih silih berganti dari Shin Tae-yong hingga Patrick Kluivert. [Dok. IG/@richardo_r55]
Baca 10 detik
  • Pemain Dewa United, Ricky Kambuaya, menerima pesan rasis dari oknum tidak bertanggung jawab setelah laga melawan Persib Bandung.
  • Insiden tersebut terjadi pada Selasa, 21 April 2026, setelah pertandingan pekan ke-28 Super League berakhir dengan skor imbang.
  • Kambuaya merespons hinaan tersebut dengan sindiran berkelas dan mendapatkan dukungan moral dari pihak klub serta rekan setimnya.

Suara.com - Gelandang andalan Dewa United dan Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya menjadi korban serangan rasisme dari oknum tidak bertanggung jawab.

Alih-alih terpancing emosi, pemain asal Papua ini justru memberikan respons berkelas yang menunjukkan kekuatan mentalnya.

Insiden ini terjadi setelah laga sengit antara Dewa United dan Persib Bandung dalam lanjutan pekan ke-28 Super League 2025/2026, Selasa (21/4/2026) yang berakhir dengan skor imbang 2-2.

Dalam laga tersebut, Kambuaya tampil sebagai salah satu pemain kunci dan sukses menyumbangkan satu gol untuk timnya.

Namun pasca laga, Kambuaya mengunggah tangkapan layar di akun Instagram pribadinya yang menunjukkan pesan-pesan bernada rasis yang ia terima.

Oknum-oknum tersebut melontarkan umpatan keji dan menyamakannya dengan hewan.

Menanggapi serangan tersebut, Kambuaya menuliskan sebuah kalimat satir yang menyoroti ironi di balik hinaan yang ia terima sebagai seorang pemain profesional yang bahkan mewakili negaranya.

"Bagaimana bisa? Monyet bermain sepakbola di level profesional. Bahkan sampai perwakilan membela negara yang dihuni para manusia," tulis Ricky Kambuaya di Instagram pribadinya.

Tidak berhenti di situ, ia justru menantang balik para pelaku dengan sindiran yang lebih tajam, seolah menunjukkan bahwa mentalnya sama sekali tidak terpengaruh oleh hinaan tersebut.

Baca Juga: Merasa Persib Dirugikan Wasit, Umuh Muchtar Pertanyakan Fungsi VAR

"Masih kurang rasisnya, ayo tambah lagi saudaraku," tutupnya.

Sikap tangguh Kambuaya ini selaras dengan performanya di lapangan yang konsisten, yang membuatnya terus menjadi pilihan di skuad Timnas Indonesia meski banyak pemain baru yang datang.

Unggahan Kambuaya ini langsung mendapatkan gelombang dukungan dari berbagai pihak.

Akun resmi Dewa United menjadi salah satu yang pertama memberikan respons, dengan menegaskan sikap klub yang menolak segala bentuk rasisme.

Bukan hanya itu, rekan-rekan di Timnas Indonesia seperti Kevin Diks, Hokky Caraka, Mauro Zijlstra, Rafael Struick, hingga Egy Maulana Vikri memberikan pesan dukungan.

Load More