- Dewa United bermain imbang 2-2 melawan Persib Bandung di Banten International Stadium pada Senin, 20 April 2026.
- Pelatih Jan Olde Riekerink menyebut kartu merah pemainnya menjadi penyebab utama Dewa United gagal mempertahankan keunggulan dua gol.
- Hasil imbang tersebut membuat persaingan papan atas klasemen liga semakin ketat antara Persib Bandung dan Borneo FC.
Suara.com - Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink kesal timnya tidak berhasil mengalahkan Persib Bandung meski sudah unggul terlebih dahulu.
Menurutnya, Maung Bandung cuma tampil bertahan dan mengandalkan penalti.
Adapun dalam pertandingan yang berlangsung di Banten International Stadium (BIS), Senin (20/4/2026) kedua tim bermain sama kuat 2-2.
Nah, Dewa United sejatinya sudah unggul 2-0 sampai dengan menit ke-61. Namun, semua berubah saat pemain andalan mereka diganjar kartu merah pada menit ke-63.
Persib langsung tampil beringas dengan gol yang dicetak pada menit 77 oleh Thom Haye dari penalti. Kemudian, skor jadi 2-2 usai Andrew Jung mencatatkan namanya di papan skor menit 86.
"Saya pikir para pemain bisa belajar, jika saya mencoba mengajarkan sesuatu kepada mereka, mereka harus melakukannya," ujar Jan Olde dalam konferensi pers setelah pertandingan.
"Karena hal-hal yang salah terjadi hanya berkaitan dengan kekuatan Persib. Mereka hanya punya bola-bola panjang ke depan gawang," jelasnya.
Bagi Jan Olde kartu merah pemainnya itulah yang menjadi biang timnya tak bisa menang melawan Persib. Padahal kemenangan sudah d depan mata, namun berubah karena kartu merah.
"Saya pikir jika Anda ingat bahwa mereka selalu datang, jika posisi Anda seperti ini, mereka akan selalu masuk ke dalam dan berada di depan gawang. Dan itulah alasan kami mendapat penalti. Dan kami harus saling berkomunikasi satu sama lain," ucap Jan Olde.
Baca Juga: Jan Olde Sebut Kartu Merah Alex Martins 'Bodoh' usai Dewa United Gagal Tekuk Persib
"Dan jika Anda lihat betapa mudahnya kami punya tiga bek tengah. Lalu kami bermain dengan penjagaan satu lawan satu. Namun, kami kehilangan dua poin karena kesalahan kami sendiri. Dan kami juga mendapatkan satu poin karena mereka adalah tim yang fantastis."
"Kami mendapat kartu merah yang sangat bodoh. Itu hampir tidak bisa diterima. Dan cara kami mempersiapkan laga ini, sikap mereka dalam latihan, keterbukaan mereka dalam seluruh grup, saya pikir kami punya kelompok pemain yang fantastis."
"Namun, kami masih membuat kesalahan yang tidak perlu. Dan itu bukan disengaja, tetapi itu terjadi," terangnya.
Bagi Persib hasul seri membuat persaingan papan atas kalsemen menjadi sangat sengit. Borneo FC sukses menempel ketat Maung Bandung yang kini masih di posisi puncak.
Persib sampai sekarang mengemas 65 poin, disusul Borneo FC dengan 63 angka, kemudian Persija Jakarta di peringkat tiga dengan 58 poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Kesalnya Bojan Hodak Usai Persib Bandung Ditahan Dewa United
-
AZ Alkmaar Juara Piala KNVB, Ada Peran Mantan Pelatih Kiper Timnas Indonesia
-
Komentar Media Vietnam Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala AFF U-17 2026
-
Promosi ke Premier League, Frank Lampard Ingin Coventry City Mulai Bersiap dari Sekarang
-
Persija Jakarta Merasa Diuntungkan Hadapi PSIM Yogyakarta di Bali, Kenapa?
-
Juventus Ikut Buru Kiper Cadangan Manchester City
-
24 Tahun Tanpa Gelar, Cafu Yakin Carlo Ancelotti Bawa Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Pelatih Brasil Komentari Aksi Brutal Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Itu Masalah Serius!
-
Dapat Serangan Rasis, Ricky Kambuaya Balas dengan Sindiran Menohok
-
Buntut Tendangan Kungfu, Legenda Timnas Semprot Staf Pelatih Bhayangkara: Kamu Pelatih, Bukan Preman