- Bojan Hodak menilai kebobolan lawan Bali United murni karena faktor bermain dengan 10 pemain usai kartu merah Patricio Matricardi.
- Terkait gol kontroversial Dewa United, manajemen Persib akan mengirimkan surat laporan resmi kepada ofisial liga mengenai kepemimpinan wasit Yoko Supriyanto.
- Meski kebobolan 4 gol, Hodak tetap memuji kedisiplinan barisan belakang Persib dan fokus penuh menyambut laga krusial kontra Arema FC di GBLA.
Suara.com - Lini pertahanan Persib Bandung yang biasanya dikenal kokoh mendadak menjadi sorotan tajam setelah terbobol empat kali dalam dua pertandingan terakhir di BRI Super League 2025/2026.
Meskipun catatan clean sheet Teja Paku Alam ternoda, pelatih Bojan Hodak secara mengejutkan tetap pasang badan membela performa disiplin anak asuhnya di lini belakang.
Juru taktik asal Kroasia tersebut menilai ada faktor eksternal yang sangat memengaruhi hasil pertandingan pekan ke-27 dan ke-28 BRI Super League 2025/2026 yang dilakoni skuad Maung Bandung.
Saat melawan Bali United pada Minggu (12/4/2026), Persib sejatinya berhasil mengamankan kemenangan tipis 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Namun, gawang tim kebanggaan warga Jawa Barat tersebut harus bergetar dua kali yang memicu tanda tanya besar dari publik sepak bola terkait konsistensi barisan bek.
Bojan Hodak berdalih bahwa kebobolan tersebut terjadi murni karena situasi tim yang kehilangan keseimbangan akibat hukuman kartu merah dari pengadil lapangan.
"Jadi, pertandingan terakhir (melawan Bali United), kami kebobolan dua gol dengan sepuluh orang," jelas Hodak memberikan klarifikasi teknisnya.
Bek andalan Patricio Matricardi harus keluar lapangan lebih cepat pada menit ke-66 yang membuat koordinasi pertahanan menjadi sangat rentan.
Hodak menekankan bahwa kualitas pertahanan saat bermain dengan komposisi lengkap sebelas orang sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan saat tim bermain pincang.
Baca Juga: Merasa Persib Dirugikan Wasit, Umuh Muchtar Pertanyakan Fungsi VAR
"Jadi, ini tidak sama saat anda bermain dengan 10 dan 11 orang," sambungnya menegaskan perbedaan situasi di atas lapangan hijau.
Kontroversi Wasit di Banten International Stadium
Tantangan lini belakang Persib kembali berlanjut saat mereka bertamu ke markas Dewa United di Banten International Stadium pada Senin (20/4/2026) malam WIB.
Laga pekan ke-28 tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2 yang membuat posisi Persib di puncak klasemen sementara mulai terancam oleh kejaran para pesaing.
Dua gol yang bersarang ke gawang Pangeran Biru kali ini justru memicu polemik panas terkait kepemimpinan wasit Yoko Supriyanto yang dinilai tidak objektif.
Hodak sendiri tampak sangat berhati-hati dalam memberikan pernyataan terbuka mengenai jalannya pertandingan di markas Banten Warriors tersebut.
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Merasa Diuntungkan Hadapi PSIM Yogyakarta di Bali, Kenapa?
-
Dapat Serangan Rasis, Ricky Kambuaya Balas dengan Sindiran Menohok
-
Jadwal Pekan ke-29 Super League, Persib Bandung Ditantang Arema FC
-
Sindir Stadion Kosong, Bojan Hodak: Lebih Baik Dihina Lawan Daripada Tanpa Suporter!
-
Jan Olde Sebut Kartu Merah Alex Martins 'Bodoh' usai Dewa United Gagal Tekuk Persib
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Irfan Bachdim Dukung Jepang di Piala Dunia 2026, Yakin Samurai Biru Melaju Jauh
-
Miris! Timnas Jepang Dapat Fasilitas Latihan Bak Tarkam di Piala Dunia 2026, Langsung Pindah
-
Korea Selatan Ingin Ulangi Kesuksesan 24 Tahun Silam di Piala Dunia 2026
-
Mathew Baker Beri Tanggapan Menyentuh Usai Ukir Rekor Debutan Termuda Timnas Indonesia
-
John Herdman Tuai Pujian Usai Berani Mainkan Wonderkid Timnas Indonesia Saat Bungkam Oman
-
Mathew Baker Sampai Kehilangan Kata-kata Sukses Debut Bersama Timnas Indonesia Senior
-
Gagalkan Penalti Oman, Emil Audero Harus Berterima Kasih kepada Elkan Baggott
-
Media Korsel Kaitkan Shin Tae-yong dengan Persija Jakarta
-
Mulai Lancar Bahasa Indonesia, John Herdman: Saya Capek Usai Kalahkan Oman
-
Mathew Baker Pecahkan Rekor Bersama Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi