- Persija Jakarta harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1 oleh PSIM Yogyakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada ajang Super League.
- Bek Persija, Fajar Fathurrahman, mengakui kekecewaannya atas hasil imbang tersebut, namun tetap memuji dominasi dan kerja keras rekan-rekannya.
- Hasil seri ini membuat Persija tertahan di peringkat ketiga klasemen dengan 59 poin, memaksa mereka bekerja ekstra keras di sisa laga musim ini.
Suara.com - Tren kemenangan beruntun skuad Persija Jakarta terpaksa terhenti secara dramatis usai ditahan imbang oleh PSIM Yogyakarta pada laga krusial Super League 2025-2026.
Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Rabu (22/4/2026), hasil seri 1-1 ini menjadi pukulan telak bagi ambisi Macan Kemayoran dalam jalur perebutan gelar juara.
Bek andalan Persija, Fajar Fathurrahman, tak bisa menutupi rasa frustrasinya melihat tim gagal memetik poin penuh meski mendominasi jalannya pertandingan.
Kejutan Gol Cepat dan Dominasi Tanpa Hasil
Laga yang berlangsung di Pulau Dewata tersebut langsung menyajikan ketegangan sejak peluit awal dibunyikan oleh wasit.
Barisan pertahanan skuad ibu kota dikejutkan oleh gol kilat Norberto Ezequiel Vidal saat pertandingan baru berjalan empat menit.
Beruntung, mentalitas juara para pemain Persija langsung berbicara lewat respons cepat untuk menyamakan kedudukan beberapa saat kemudian.
Eksekusi penalti mematikan dari Allano Lima pada menit ke-20 sukses mengubah papan skor menjadi kembali imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, kendali permainan sepenuhnya berada di bawah dominasi anak asuh Mauricio Souza yang terus mengurung pertahanan Laskar Mataram.
Baca Juga: Bojan Hodak Minta Pemain Persib Bandung Jangan Panik, Kenapa?
Sayangnya, buruknya efektivitas penyelesaian akhir membuat rentetan peluang emas yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol kemenangan hingga laga usai.
Apresiasi Perjuangan dan Kebangkitan Mental
Menyikapi hasil yang jauh dari ekspektasi tersebut, Fajar Fathurrahman tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap etos kerja rekan-rekannya di lapangan hijau.
“Tentu ini hasil yang sangat mengecewakan bagi kami semua," kata Fajar usai laga.
Pemain berposisi bek sayap ini menegaskan bahwa timnya tidak akan membiarkan hasil minor ini meruntuhkan mentalitas mereka di sisa kompetisi.
"Tapi ini sepak bola, kami mengontrol permainan dan pemain tetap percaya sampai akhir. Apa pun yang terjadi di akhir adalah yang terbaik yang kami lakukan,” jelasnya.
Berita Terkait
-
25 Peluang Terbuang, Persija Gagal Menang! Mauricio Souza Naik Pitam
-
Benteng Berlapis di GBLA: 3.000 Personel Siap Kawal Duel Klasik Persib Bandung vs Arema FC
-
Sedang On fire, Bali United Percaya Diri Hadapi Persita Tangerang
-
BRI Super League: Menang 2-1 Atas Bhayangkara FC, Persis Terus Jauhi Zona Merah
-
Bojan Hodak Minta Pemain Persib Bandung Jangan Panik, Kenapa?
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
Tak Hanya Eropa, Deretan Pemain Brasil Ini Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia! Siapa Dia?
-
Peluang Indonesia Juara Berkat Format FIFA ASEAN Cup 2026, Gimana Ya?
-
Prediksi Juara Super League: Persib Hattrick Gelar atau Persija Bikin Keajaiban?
-
Suka Liverpool dan Banyak Pemain Belanda, Bisakah Jay Idzes Main di Sana?
-
Pasang Bendera Indonesia, Mantan Pemain Bayer Leverkusen Ini Kirim Kode untuk Timnas?
-
PSIM Tahan Persija 1-1, c Sebut Hasil Sudah Maksimal di Tengah Tren Negatif
-
Tolak Rasisme di Sepak Bola Indonesia, I.League Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Kompetisi
-
Terancam di Thailand, Pratama Arhan Santer Dikabarkan Jadi Incaran Klub Super League
-
Kocak! Momen Ibu-ibu Core, Tak Kenal Rizky Ridho dan Suruh Jadi Tukang Foto
-
Hadapi Enam Laga Sisa, Bojan Hodak Pastikan Persib Tak Tertekan