Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 24 April 2026 | 11:45 WIB
Gol pembuka Dewa United ke gawang Persib Bandung picu kontroversi karena bola diduga sudah keluar lapangan. Bobotoh ramai-ramai soroti wasit dan matinya fungsi VAR. [Dok. TikTok]
Baca 10 detik
  • Dewa United dan Persib Bandung bermain imbang 2-2 di Banten International Stadium pada Senin, 20 April 2026.
  • Komite Wasit PSSI mengonfirmasi dua gol Dewa United sah sesuai aturan Laws of the Game yang berlaku.
  • PSSI menjelaskan gol pertama tetap disahkan karena wasit tidak melihat sinyal bola keluar dari asisten wasit.

Suara.com - Laga Dewa United Banten FC melawan Persib Bandung pada pekan ke-28 Super League 2025/2026 memicu perdebatan. Dua gol tuan rumah menjadi sorotan, tetapi Komite Wasit PSSI menegaskan seluruh prosesnya sah sesuai Laws of the Game.

Pertandingan di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026) malam WIB, berakhir imbang 2-2. Dewa United unggul lebih dulu lewat Alex Martins pada menit ke-24 dan Ricky Kambuaya pada menit ke-61.

Persib kemudian menyamakan kedudukan melalui penalti Thom Haye pada menit ke-77 dan gol Andrew Jung pada menit ke-86.

Gol Pertama Jadi Sorotan

Ditahan Dewa United, Persib Terancam! Borneo FC Tempel Ketat, Perebutan Juara Semakin Panas [Instagram Persib]

Gol pembuka Dewa United diperdebatkan karena bola dinilai telah keluar lapangan sebelum Alexis Messidoro mengirim umpan kepada Alex Martins.

Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, menegaskan keputusan wasit sudah tepat.

"Dalam situasi ini, asisten wasit tidak memberikan sinyal bola keluar dengan mengangkat bendera," kata Ogawa kepada awak media.

"Dari posisi wasit, sangat sulit, bahkan tidak mungkin, mengetahui apakah bola sudah keluar atau masih berada di dalam permainan. Karena itu, wasit bertanya kepada asisten wasit."

Hasil Super League: 10 Pemain Dewa United Permalukan Persib Bandung di BIS! [Dok. IG Dewa United]

Menurut Ogawa, posisi asisten wasit saat itu cukup jauh dari bola dan pandangannya terhalang.

Baca Juga: Persib Bandung Resmi Layangkan Surat Protes Usai Laga Kontra Dewa United, Ini Isinya

"Prinsip yang selalu ditekankan kepada wasit adalah, jika tidak yakin, permainan harus dilanjutkan. Karena itu, posisi wasit dan asisten wasit harus benar-benar ideal serta yakin apakah bola sudah keluar atau masih berada di dalam lapangan," ujarnya.

Gol Kedua Juga Tidak Bermasalah

Kontroversi juga muncul pada gol kedua Dewa United. Sebelum Ricky Kambuaya mencetak gol, bola diduga mengenai tangan Alex Martins.

Kepala Departemen Wasit PSSI, Pratap Singh, menjelaskan insiden tersebut bukan pelanggaran karena terjadi defleksi.

"Ini merupakan situasi defleksi karena bola berubah arah secara tidak terduga setelah mengenai pemain. Wasit membiarkan permainan tetap berlanjut karena bola terdefleksi ke arah yang tidak terduga," ujar Pratap.

Ia menambahkan, dalam Pasal 12 Laws of the Game, sentuhan tangan yang tidak disengaja akibat posisi natural atau defleksi tidak selalu dianggap pelanggaran.

Load More