- Oxford United dipastikan terdegradasi ke EFL League One setelah gagal bersaing di kasta kedua Liga Inggris musim ini.
- Kemenangan telak atas Sheffield Wednesday tidak mampu menyelamatkan posisi mereka karena hanya mengumpulkan 47 poin hingga pekan ke-45.
- Performa inkonsisten dan pergantian pelatih menjadi penyebab utama Oxford United harus kembali berkompetisi di kasta ketiga musim depan.
Suara.com - Harapan pecinta sepak bola Indonesia untuk melihat Ole Romeny terus berkiprah di EFL Championship harus pupus.
Oxford United dipastikan terdegradasi ke EFL League One untuk musim 2026/2027. Kepastian itu menutup perjalanan singkat mereka di kasta kedua Liga Inggris.
Bagi Oxford, ini menjadi pukulan telak setelah gagal mempertahankan status mereka di Championship.
Kemenangan Besar yang Tak Berarti
Ironisnya, kepastian degradasi datang tak lama setelah Oxford United meraih kemenangan telak 4-1 atas Sheffield Wednesday.
Namun, hasil tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari zona degradasi.
Hingga pekan ke-45, Oxford hanya mengoleksi 47 poin. Jumlah itu sudah tidak mungkin lagi membawa mereka keluar dari tiga terbawah.
Artinya, hasil pada laga terakhir musim ini tak lagi memengaruhi nasib mereka.
Inkonsistensi Jadi Penyebab
Baca Juga: Erling Haaland Bikin Panas Arsenal usai Man City Hajar Burnley: Kami di Puncak Klasemen!
Degradasi Oxford United tak lepas dari performa yang naik turun sepanjang musim.
Manajemen sempat menunjuk Matt Bloomfield untuk memperbaiki situasi. Namun, pergantian pelatih gagal membawa perubahan signifikan.
Dari 45 pertandingan, Oxford hanya mampu meraih 11 kemenangan.
Catatan tersebut menjadi bukti sulitnya mereka bersaing di Championship musim ini.
Perjalanan Singkat di Championship
Oxford United hanya bertahan selama dua musim di kasta kedua Liga Inggris.
Berita Terkait
-
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kembali ke Puncak, Liverpool Pepet MU
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Beda Nasib Pemain Timnas di Inggris: Elkan Baggott Menuju Premier League, Ole Romeny Degradasi?
-
John Herdman Full Senyum, Gelandang Kreatif Incaran Kirim Sinyal Positif
-
Marselino Ferdinan Akhirnya Comeback dari Cedera Panjang, Main 45 Menit di AS Trencin B
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Piala Dunia 2026 Dimulai! Jadwal Pembukaan dan Link Streaming Pertandingan
-
Panas Jelang Pembukaan Piala Dunia 2026! Massa Aksi Bertahan, Polisi Siap Pukul Mundur
-
Siap Nikmati Momen, Pemain Irak Tak Ingin Terbebani di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Gilberto Mora, Wonderkid yang Siap Meledak di Laga Meksiko Vs Afrika Selatan
-
Aston Villa Bidik Kiper Timnas Jepang untuk Gantikan Emil Martinez
-
Persijap Jepara Resmi Perpanjang Kontrak Mario Lemos untuk Super League 2026/2027
-
Arema FC Resmi Lepas Dedik Setiawan Setelah Hampir 10 Tahun Mengabdi
-
Ernando Ari Perpanjang Kontrak di Persebaya Surabaya