-
Ribuan Bobotoh padati latihan Persib demi beri motivasi jelang lawan Persija di Samarinda.
-
Marc Klok targetkan tiga poin penuh sebagai balasan atas dukungan luar biasa para suporter.
-
Persib siap hadapi tantangan cuaca dan perpindahan lokasi pertandingan di Stadion Segiri Samarinda.
Suara.com - Ambisi besar mengiringi langkah Persib Bandung untuk membawa pulang poin penuh saat bertandang ke markas Persija Jakarta.
Dukungan masif dari ribuan suporter Bobotoh saat sesi latihan terakhir menjadi fondasi kepercayaan diri skuat Pangeran Biru.
Kehadiran massa di Stadion Gelora Bandung Lautan Api memberikan energi baru bagi para pemain sebelum berangkat.
Marc Klok menilai dukungan kali ini merupakan bentuk loyalitas paling istimewa yang pernah ia saksikan.
Klub kebanggaan Jawa Barat ini kini mengalihkan fokus total untuk mengamankan posisi di klasemen liga.
Kapten Persib Marc Klok mengaku terkesan dengan antusiasme ribuan suporter yang hadir memberikan dukungan langsung kepada tim.
“Ini luar biasa, mungkin ini paling bagus selama lima tahun saya di Persib. Terima kasih untuk semua yang hadir, untuk semua yang kasih motivasi tinggi dan saya sangat apresiasi itu,” kata Marc Klok di Bandung, Kamis.
Suntikan moral ini dianggap sebagai pemacu adrenalin yang sulit ditemukan pada klub sepak bola manapun.
Para pemain merasa memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan hasil terbaik di lapangan hijau nanti.
Baca Juga: Lawan Persib di Samarinda, Mauricio Souza Sebut Persija Tak Diuntungkan
Bagi Klok, fenomena kehadiran pendukung di tempat latihan ini menyamai gairah liga-liga besar di dunia.
“Banyak pemain yang bilang ini tidak ada klub punya atmosfer seperti ini mungkin di Brasil atau Galatasaray atau apa pun. Tapi ini sangat spesial dan semua pemain sangat apresiasi hari ini,” kata dia.
Seluruh anggota tim sepakat bahwa cara terbaik menghargai fanatisme adalah dengan memenangkan pertandingan krusial.
Pemain naturalisasi tersebut menegaskan bahwa fokus utama skuat saat ini hanyalah membawa pulang tiga poin.
Target kemenangan menjadi harga mati untuk menjaga gengsi dalam duel klasik bertajuk Derby Indonesia tersebut.
“Kami ingin membalas dukungan hari ini dengan tiga poin di Samarinda. Itu target dan fokus kami,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia