- ASICS menyelenggarakan program TRY! ASICS! Football bagi komunitas sepak bola di Lapangan C Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026).
- Peserta dapat mencoba langsung teknologi sepatu profesional yang digunakan Rizky Ridho dan pemain Timnas Indonesia lainnya.
- Kegiatan ini bertujuan mendekatkan produk kepada komunitas serta memberikan pengalaman autentik bermain menggunakan perlengkapan pemain profesional.
Suara.com - Rizky Ridho dikenal sebagai salah satu bek terbaik yang dimiliki Timnas Indonesia saat ini. Kemampuannya membaca permainan, ketenangan saat menguasai bola, hingga akurasi distribusi umpan membuatnya menjadi sosok penting di lini belakang skuad Garuda.
Di balik performanya di lapangan, ada perlengkapan yang selalu mendukung permainannya. Pengalaman menggunakan "senjata" yang sama dengan Rizky Ridho itulah yang coba dihadirkan ASICS melalui program TRY! ASICS! Football.
Bertempat di Lapangan C Senayan, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026), ASICS mengajak sejumlah komunitas sepak bola untuk merasakan langsung performa sepatu yang digunakan para pemain profesional, termasuk Rizky Ridho dan sejumlah pemain Timnas Indonesia lainnya.
Para peserta tidak hanya diperlihatkan produk dari dekat. Mereka juga langsung mengenakan sepatu tersebut dan mengujinya dalam pertandingan uji coba untuk merasakan karakteristiknya secara nyata di atas lapangan.
Konsep ini menjadi cara ASICS memperkenalkan teknologi yang mereka kembangkan melalui pengalaman bermain secara langsung.
Peserta dapat merasakan bagaimana sepatu bekerja saat melakukan sprint, berduel memperebutkan bola, mengubah arah dengan cepat, hingga saat mengirim umpan atau melepaskan tembakan.
Selain Rizky Ridho, ASICS Football Indonesia saat ini juga didukung oleh sejumlah pemain profesional lainnya seperti Ernando Ari, Ryo Matsumura, Mauro Zijlstra, Teja Paku Alam, Robi Darwis, Arkhan Fikri, Muhammad Riyandi, Zanadin Fariz, serta pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto.
Mereka dipilih sebagai representasi filosofi ASICS, yaitu "Sound Mind, Sound Body", yang menekankan keseimbangan antara kesiapan fisik dan mental dalam meraih performa terbaik.
Menyesuaikan Sepatu dengan Karakter Bermain
Baca Juga: Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
Setiap pemain memiliki kebutuhan berbeda sesuai perannya di lapangan. Rizky Ridho, misalnya, membutuhkan sepatu yang mampu mendukung mobilitas sekaligus memberikan kenyamanan saat mengatur permainan dari lini belakang.
Sementara itu, Ernando Ari membutuhkan stabilitas tinggi untuk menunjang pergerakannya sebagai penjaga gawang.
Di sisi lain, pemain seperti Arkhan Fikri dan Robi Darwis lebih mengandalkan responsivitas serta kontrol bola untuk menjalankan tugas di sektor tengah.
Karena itulah para peserta tidak sekadar mencoba produk baru, tetapi juga memahami bagaimana perlengkapan yang digunakan pemain profesional dapat membantu mendukung karakter permainan masing-masing.
"Ketika menggunakan sepatu yang sama dengan pemain profesional, peserta bisa lebih memahami mengapa mereka memilih model tertentu sesuai karakter bermain masing-masing," demikian konsep yang diusung dalam kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan ini, ASICS memperkenalkan tiga model utama dari keluarga DS LIGHT Series.
Berita Terkait
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Erick Thohir Bicara Tambahan Pemain Naturalisasi, Ada dari Jerman dan Belanda?
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi
-
Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus
-
Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
-
Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'
-
Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi
-
Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri, Komisi III DPR RI: Jangan Gegabah Simpulkan Bunuh Diri
-
Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja
-
Waspada Potensi Bencana Alam di Jateng, Sarif Abdillah: Pelatihan Relawan Jangan Kendor!
-
Berbagi Kisah & Harapan: Ketika Menagih Pajak Tidak Sekadar Soal Angka