-
Timnas Indonesia masuk Grup A bersama Vietnam, Myanmar, dan Timor Leste di AFF U-19.
-
Pelatih Nova Arianto memulai pemusatan latihan di Yogyakarta pada tanggal 10 Mei mendatang.
-
Sumatera Utara resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan ASEAN U-19 Boys Championship 2026 mendatang.
Suara.com - Ambisi besar Timnas Indonesia U-19 untuk mempertahankan takhta juara Asia Tenggara akan langsung diuji oleh rival abadi, Vietnam.
Hasil pengundian menempatkan skuat Garuda Muda di Grup A dalam turnamen yang akan digelar di Sumatera Utara.
Persaingan ketat ini menuntut kesiapan fisik dan mental baja dari para pemain muda di bawah asuhan Nova Arianto.
Langkah awal menuju podium juara akan dimulai dengan pemusatan latihan intensif di Yogyakarta dalam waktu dekat.
Timnas Indonesia membawa beban sejarah sebagai juara edisi sebelumnya yang menyapu bersih semua laga dengan kemenangan.
"Berada di Grup A bersama Vietnam tentu tantangan tersendiri, tetapi kami siap," kata Nova dalam keterangannya.
Pelatih kepala menekankan bahwa status sebagai pemegang gelar juara saat ini bukanlah beban melainkan pemicu semangat.
Staf kepelatihan telah menyusun program khusus guna menjaga performa pemain agar tetap berada pada level tertinggi.
"Status juara bertahan memberikan tekanan, namun itu harus menjadi motivasi ekstra bagi anak-anak. Kami akan memulai pemusatan latihan di Yogyakarta pada 10 Mei untuk memastikan tim dalam kondisi puncak," jelasnya.
Selain Vietnam, Indonesia juga akan bersaing dengan Timor Leste dan Myanmar untuk memperebutkan tiket fase gugur.
Ketua Umum PSSI memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah Sumatera Utara berjalan maksimal untuk menyukseskan turnamen ini.
Ajang internasional ini dipandang sebagai kesempatan emas bagi para pesepak bola muda lokal untuk mencuri perhatian dunia.
Erick Thohir mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam menyiapkan infrastruktur dan atmosfer pertandingan yang kompetitif.
"Keberhasilan penyelenggaraan adalah kerja bersama. PSSI tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat Sumatera Utara," ucapnya.
Sinergi antara prestasi tim nasional dan kualitas penyelenggaraan menjadi fokus utama federasi sepanjang bulan Juni mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris