-
Arab Saudi menargetkan pencapaian lebih tinggi dari babak 16 besar pada Piala Dunia 2026.
-
Kekuatan utama tim terletak pada kecepatan serangan balik dan chemistry kuat antar pemain lokal.
-
Fokus utama perbaikan tim meliputi konsistensi pertahanan dan efisiensi konversi peluang menjadi gol.
Suara.com - Timnas Arab Saudi kembali bersiap tampil di Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar membawa kejutan baru. Wakil Asia Barat itu ingin membuktikan bahwa mereka mampu bersaing melawan tim-tim kuat dunia.
Arab Saudi mulai mendapat perhatian besar setelah tampil mengejutkan di Piala Dunia 2022. Saat itu, mereka sukses mengalahkan Argentina yang akhirnya keluar sebagai juara dunia.
Kemenangan bersejarah tersebut membuat kepercayaan diri Arab Saudi meningkat drastis. Kini, Green Falcons datang dengan generasi pemain yang lebih matang dan pengalaman internasional yang semakin baik.
Dukungan besar terhadap perkembangan sepak bola domestik juga membuat kualitas tim nasional Arab Saudi terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Arab Saudi Tak Mau Hanya Jadi Pelengkap
Arab Saudi menatap Piala Dunia 2026 dengan target lebih tinggi. Mereka ingin melangkah lebih jauh dan tidak sekadar tampil di fase grup.
Permainan Arab Saudi kini dikenal cepat dan agresif, terutama saat melakukan serangan balik. Mereka juga memiliki semangat juang tinggi ketika menghadapi lawan yang lebih diunggulkan.
Dalam sejumlah pertandingan internasional terakhir, Arab Saudi menunjukkan perkembangan dalam penguasaan bola dan organisasi permainan.
Profil dan Performa Terkini
Baca Juga: Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah
Julukan: Green Falcons
Pelatih: Herve Renard
Kapten: Salem Al-Dawsari
Ranking FIFA: 61 (April 2026)
Penampilan Piala Dunia: 7 (1994, 1998, 2002, 2006, 2018, 2022, 2026)
Arab Saudi menjadi salah satu negara Asia paling rutin tampil di Piala Dunia. Mereka juga pernah mencatat sejarah menembus babak 16 besar pada edisi 1994.
Kekuatan dan Gaya Bermain
Kekuatan utama Arab Saudi ada pada kecepatan permainan dan kerja sama tim. Banyak pemain mereka sudah lama bermain bersama di kompetisi domestik sehingga chemistry tim cukup solid.
Lini serang Arab Saudi sangat berbahaya ketika mendapatkan ruang terbuka. Salem Al-Dawsari masih menjadi salah satu pemain paling penting berkat kreativitas dan kemampuan mencetak gol.
Arab Saudi juga memiliki pressing agresif yang kerap merepotkan lawan. Mereka tidak ragu bermain menyerang meski menghadapi tim besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Neymar Akhirnya Debut di Piala Dunia 2026, Suporter Brasil Langsung Meledak di Stadion
-
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Bikin Bintang Kanada Patah Kaki di Piala Dunia 2026
-
Dibantai Timnas Brasil 0-3, Legenda Skotlandia Sebut Timnya Memalukan
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026