- Cha Bum-kun merupakan legenda sepak bola Korea Selatan yang menjadi perintis kesuksesan pemain Asia di kompetisi elite Eropa.
- Ia meraih prestasi gemilang bersama klub Jerman pada era 1980-an dengan mencetak rekor gol dan meraih gelar juara.
- Dedikasinya diakui melalui penghargaan pemerintah Jerman serta status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi tim nasionalnya.
Sportivitasnya juga dihormati karena hanya menerima satu kartu kuning dari total 308 penampilan di kasta tertinggi sepak bola Jerman.
Jejak Langkah di Panggung Dunia
Di level internasional, ia mencatat rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi tim nasionalnya dengan torehan 58 gol.
Perjuangannya ke panggung global tidak mudah setelah timnya gagal lolos ke Piala Dunia 1978 meski ia tampil gemilang di kualifikasi.
Cedera lutut parah saat itu tidak menghentikan semangatnya untuk terus membela negaranya.
Penantiannya terbayar saat ia memimpin tim nasional tampil di Piala Dunia 1986 di Meksiko, yang menjadi penampilan pertama sejak 1954.
Tragedi Kelam di Kursi Pelatih
Walau mendapat pengawalan ketat lawan di turnamen tersebut, performanya tetap menjadi teladan bagi pemain muda.
Ia juga dipercaya menjadi pelatih kepala negaranya pada Piala Dunia 1998 di Prancis.
Baca Juga: Kabar Gembira! Trump Hapus Jaminan Visa Rp245 Juta untuk Pemegang Tiket Piala Dunia 2026
Namun, mimpinya sebagai pelatih berakhir setelah kekalahan 0-5 dari Belanda di fase grup.
Perseteruan dengan federasi berujung pada sanksi larangan beraktivitas lima tahun yang membuatnya melatih di Liga China.
Warisan Emas untuk Generasi Penerus
Meski karier kepelatihannya di tim nasional diwarnai konflik, jasanya sebagai pembuka jalan bagi pemain Asia ke Eropa tidak dapat dihapuskan.
Ia kembali meraih sukses sebagai manajer Suwon Samsung Bluewings dan membawa klub itu juara liga pada 2004.
Jejaknya diteruskan oleh putranya, Cha Du-ri, yang juga berkarier profesional di Jerman.
Pemerintah Jerman menganugerahinya Cross of Merit pada 2019 atas dedikasinya mempererat hubungan olahraga kedua negara.
Rekam jejak dan mentalitas juaranya diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi baru menuju Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
AS Bebaskan Suporter Piala Dunia 2026 dari Sejumlah Negara dari Kewajiban Deposit Visa
-
BTS Hingga Madonna Siap Perform di Final Piala Dunia 2026, FIFA Siapkan Panggung Spektakuler
-
Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini
-
Selandia Baru Resmi Umumkan 26 Pemain untuk Piala Dunia 2026: Chris Wood Cetak Sejarah!
-
Demi Darah Syuhada! Iran Lepas Tim Melli ke Piala Dunia dengan Seruan Perlawanan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!
-
Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?
-
Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300
-
Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027
-
5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless
-
Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli
-
Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes
-
Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg