Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:30 WIB
Mojang Priangan dan Akademi Persib Bandung menjuarai HYDROPLUS Soccer League Bandung kategori U-15 dan U-18, lalu lolos ke All-Stars di Kudus. [PB Djarum]
Baca 10 detik
  • Mojang Priangan menjuarai kategori U-15 dan Akademi Persib Bandung meraih gelar kategori U-18 di HYDROPLUS Soccer League Bandung.
  • Kedua tim asal Bandung tersebut berhasil mengamankan tiket menuju kompetisi All-Stars yang diselenggarakan di Kudus pada Juli 2026.
  • HYDROPLUS Soccer League menjadi wadah pengembangan bakat sepak bola putri bagi klub elite serta persiapan pemain untuk Timnas Indonesia.

Akademi Persib Bandung Juara U-18

Di kategori U-18, Akademi Persib Bandung memastikan gelar juara setelah menaklukkan Goal Aksis dengan skor 3-1.

Tiga gol kemenangan Persib dicetak Keyra Az-zahra, Dwi Aprilia Harahap, dan Fatima Isya Daud pada babak kedua.

Pelatih Akademi Persib Bandung U-18, Dian Nadia Mutiara, menilai fokus pemain sejak awal laga menjadi faktor penting kemenangan timnya.

“Di babak pertama kami harus lebih siap ketika sudah berada di lapangan. Jangan sampai kendor di awal,” ujar Dian.

Jadi Ajang Pencarian Bakat Timnas

Selain trofi juara, tim terbaik kategori U-15 dan U-18 juga mendapat hadiah pembinaan sebesar Rp40 juta. Sementara runner-up memperoleh Rp20 juta.

Program Director HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono, menegaskan kompetisi ini menjadi wadah penting bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia.

“Saat ini HYDROPLUS Soccer League menjadi satu-satunya liga sepak bola putri U-15 dan U-18 yang bergulir di Indonesia,” kata Teddy.

Baca Juga: Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung

“Sehingga liga ini diharapkan dapat menjadi talent pool bagi klub-klub elite yang ingin membentuk tim sepak bola putri dan juga bagi federasi yang mencari pemain potensial untuk Timnas Indonesia,” lanjutnya.

Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki, turut memberikan apresiasi terhadap kompetisi tersebut.

“Saya sangat terbantu karena kehadiran HYDROPLUS Soccer League penting untuk perkembangan ekosistem sepak bola Indonesia,” ujar pelatih asal Jepang itu.

Menurutnya, banyak talenta potensial yang muncul dari kompetisi tersebut dan berpeluang memperkuat Timnas Indonesia pada masa mendatang.

Kapten Timnas Putri Indonesia, Shafira Ika Putri Kartini, juga menilai perkembangan sepak bola putri Indonesia kini semakin positif.

“Ketika saya berusia 15 dan 18 tahun belum ada kompetisi seperti ini. Sekarang sepak bola putri Indonesia semakin maju,” ujar Shafira.

Load More