- Pep Guardiola resmi mengakhiri masa jabatan sepuluh tahun di Manchester City melalui seremoni perpisahan emosional di Stadion Etihad.
- Ia berpesan kepada seluruh pemain agar tetap menjaga standar tinggi dan identitas juara klub setelah dirinya resmi pergi.
- Guardiola meninggalkan warisan berupa banyak gelar bergengsi serta revolusi gaya bermain bagi klub berjuluk The Citizens tersebut.
Ia menegaskan setiap keputusan yang diambil selama menjabat sebagai manajer selalu didasarkan demi kepentingan terbaik klub berjuluk The Citizens tersebut.
Bernardo Silva dan John Stones Juga Berpisah
Momen perpisahan di Etihad semakin emosional karena bukan hanya Guardiola yang resmi meninggalkan klub.
Manchester City juga memberikan penghormatan terakhir kepada Bernardo Silva dan John Stones yang dipastikan hengkang pada bursa transfer musim panas ini.
Kedua pemain tersebut mendapat prosesi guard of honour dari rekan setim maupun pemain lawan saat ditarik keluar pada babak kedua pertandingan.
Bernardo Silva mengungkapkan bahwa kesuksesan besar Manchester City selama ini tak lepas dari tangan dingin Guardiola.
“Pep adalah alasan mengapa kami menang begitu banyak. Dia adalah sosok di balik kemudi yang menciptakan tim ‘monster’ ini,” ujar Bernardo Silva.
Pemain asal Portugal itu menilai keberhasilan Guardiola bukan hanya soal trofi instan, melainkan kemampuan menjaga konsistensi klub dalam waktu sangat lama.
Secara personal, Bernardo bahkan menganggap Guardiola sebagai sosok ayah dalam perjalanan karier profesionalnya.
Baca Juga: Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti
Warisan Besar Pep Guardiola di Manchester City
Pep Guardiola bergabung dengan Manchester City pada 2016 dan langsung merevolusi gaya permainan sepak bola Inggris lewat filosofi penguasaan bola yang dominan.
Selama masa kepemimpinannya, ia berhasil mengubah City menjadi kekuatan besar Eropa, termasuk meraih treble winner pada musim 2022/2023.
Kepergiannya kini menandai berakhirnya era paling sukses dalam sejarah Manchester City sekaligus meninggalkan tantangan besar bagi manajemen klub untuk mencari sosok penerus yang mampu mempertahankan standar tinggi tersebut.
Berita Terkait
-
Sir Alex Ferguson vs Pep Guardiola: Siapa Manajer Terbaik dalam Sejarah Premier League?
-
Kata-kata Bruno Fernandes usai Pecahkan Rekor Assist Liga Inggris
-
Deretan Statistik Mewah yang Buktikan Arsenal Pantas Juara Liga Inggris
-
Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun
-
West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
John Herdman Tak Gentar Hadapi Vietnam di Piala AFF 2026, Sebut Jadi Ujian Terbaik Timnas Indonesia
-
Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Bersejarah usai Bawa Prancis ke Semifinal, Kini Setara Lionel Messi
-
PSSI Respons Keresahan Prabowo Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia: Butuh APBN
-
Inggris vs Norwegia Dibayangi Wabah Penyakit, Declan Rice Diisolasi
-
Update TC Timnas Indonesia di Bali: Beckham Putra Akui Tak Kesulitan Ikuti Latihan Intensif
-
Kata-kata Pertama Kerim Memija Usai Gabung Persija, Bertekad Persembahkan Trofi Super League
-
Rudi Garcia Kirim Peringatan ke Spanyol, Belgia Siap 'Meledak' di Perempat Final Piala Dunia 2026
-
Prabowo Masih Resah Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026: Mana Erick Thohir?
-
Pelatih Maroko: Prancis Menang karena Kualitas Individu Kylian Mbappe