- Pep Guardiola resmi mengakhiri masa jabatan sepuluh tahun di Manchester City melalui seremoni perpisahan emosional di Stadion Etihad.
- Ia berpesan kepada seluruh pemain agar tetap menjaga standar tinggi dan identitas juara klub setelah dirinya resmi pergi.
- Guardiola meninggalkan warisan berupa banyak gelar bergengsi serta revolusi gaya bermain bagi klub berjuluk The Citizens tersebut.
Suara.com - Manajer legendaris Pep Guardiola resmi mengakhiri perjalanan satu dekadenya yang penuh trofi bersama Manchester City dengan pesan emosional.
Dalam momen perpisahan yang mengharukan di Stadion Etihad, Guardiola memperingatkan para pemainnya agar tidak membiarkan standar klub merosot sedikit pun setelah kepergiannya.
Meski laga terakhirnya harus berakhir dengan kekalahan 1-2 dari Aston Villa, suasana stadion tetap dipenuhi rasa hormat dan haru bagi sang juru taktik asal Spanyol.
Guardiola tampak tak kuasa menahan tangis saat menyapa puluhan ribu suporter yang telah mendukungnya sejak pertama kali datang ke Manchester 10 tahun lalu.
Kehadiran sang ayah yang telah berusia 95 tahun, Valenti, di tribun penonton semakin menambah suasana emosional dalam seremoni perpisahan tersebut.
Pesan Tegas Pep Guardiola untuk Pemain Manchester City
Dalam pidato terakhirnya, mantan pelatih FC Barcelona dan Bayern Munich itu memberikan wejangan sekaligus peringatan kepada skuad yang akan ditinggalkannya musim depan.
Ia bahkan sempat berkelakar bahwa perannya tidak benar-benar hilang karena akan terus memantau tim dari tribun stadion yang kini resmi menyandang namanya.
“Para pemain tidak mengetahuinya, tetapi saya akan berada di sana untuk mengawasi mereka,” ujar Pep Guardiola di tengah riuh penonton dikutip dari ESPN, Senin (25/5/2026).
Baca Juga: Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti
Guardiola menegaskan bahwa masa depan Manchester City kini sepenuhnya berada di tangan para pemain untuk menjaga identitas juara yang telah dibangun selama satu dekade terakhir.
“Para pemain memiliki tanggung jawab besar untuk melanjutkan standar ini. Semoga mereka terus berjuang, berjuang, dan berjuang, karena ini adalah rumah saya,” lanjutnya.
Guardiola meninggalkan Manchester City dengan warisan luar biasa, termasuk enam gelar Liga Inggris dan satu trofi UEFA Champions League.
Sepanjang acara perpisahan, ribuan suporter kompak menyanyikan yel-yel “10 tahun lagi” sebagai bentuk cinta mereka kepada sang pelatih.
Bagi Guardiola, kesempatan memimpin Manchester City selama satu dekade merupakan kehormatan besar yang tak akan pernah dilupakannya.
“Di masa depan, di mana pun Anda melihat saya, jika Anda penggemar City, datanglah kepada saya,” ucap Guardiola kepada para pendukung.
Berita Terkait
-
Sir Alex Ferguson vs Pep Guardiola: Siapa Manajer Terbaik dalam Sejarah Premier League?
-
Kata-kata Bruno Fernandes usai Pecahkan Rekor Assist Liga Inggris
-
Deretan Statistik Mewah yang Buktikan Arsenal Pantas Juara Liga Inggris
-
Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun
-
West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Sir Alex Ferguson vs Pep Guardiola: Siapa Manajer Terbaik dalam Sejarah Premier League?
-
Harry Maguire Tersingkir, Rooney Curiga Ada Alasan Lain di Balik Pilihan Tuchel
-
Tuchel Tegas: Pemain Egois Tak Pantas Bela Inggris di Piala Dunia, Sindir Siapa?
-
Mohamed Salah Pecahkan Rekor Assist Steven Gerrard di Liverpool
-
Kata-kata Bruno Fernandes usai Pecahkan Rekor Assist Liga Inggris
-
Tegaskan Harry Kane Bertahan, Bos Bayern Munich: Lagi Pula Barcelona Tidak Punya Uang
-
Timnas Iran Tinggalkan AS Jelang Piala Dunia 2026, Faktor Keamanan Jadi Sorotan
-
Media Vietnam Soroti Komposisi Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Balik ke Setelan Pabrik
-
Kartu Langka Cristiano Ronaldo Terjual Rp23,9 Miliar, Jadi Termahal Kedua dalam Sejarah
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Pesta Bola 48 Negara Dimulai dari Meksiko hingga Final di New York!