Bola / Bola Indonesia
Rabu, 27 Mei 2026 | 11:23 WIB
Persija Jakarta mulai menjalin komunikasi dengan calon pengganti Mauricio Souza. Pelatih anyar disiapkan demi target juara Liga 1 musim 2026/2027. [Dok. IG Persija Jakarta]
Baca 10 detik
  • Manajemen Persija Jakarta resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Mauricio Souza beserta seluruh staf kepelatihannya setelah evaluasi menyeluruh.
  • Keputusan ini diambil karena Mauricio Souza gagal memenuhi target utama yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja sama tim.
  • Persija kini mencari pelatih baru untuk menargetkan gelar juara pada musim 2026/2027 bertepatan dengan HUT ke-500 Jakarta.

Suara.com - Manajemen Persija Jakarta tidak membutuhkan waktu lama untuk bergerak mencari pelatih anyar usai memutuskan berpisah dengan Mauricio Souza.

Macan Kemayoran kini mulai menjalin komunikasi dengan sosok yang diproyeksikan menjadi nahkoda baru untuk musim depan.

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa klub akan segera menentukan pilihan demi mempersiapkan tim menghadapi kompetisi musim depan.

Pelatih baru nantinya dibebani target besar, yakni membawa Persija kembali meraih gelar juara.

Ambisi tersebut bukan tanpa alasan. Persija menargetkan trofi juara pada musim 2026/2027 yang bertepatan dengan momentum perayaan HUT ke-500 Jakarta.

Presiden Persija Mohamad Prapanca saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (28/11/2023). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Karena itu, manajemen ingin memastikan kursi pelatih ditempati sosok yang benar-benar sesuai dengan visi klub.

“Sebagai penggantinya (Mauricio Souza), kami sudah menjalin komunikasi dengan kandidat pelatih baru,” kata Prapanca kepada awak media.

“Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara pada musim 2026/2027,” lanjutnya.

Evaluasi Jadi Alasan Persija Berpisah

Baca Juga: Curhat Trio Brasil Persija Usai Gagal Juara, Singgung Rekor dan Loyalitas Jakmania

Keputusan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan Mauricio Souza memang cukup mengejutkan.

Pasalnya, usai pertandingan melawan Semen Padang FC di Jakarta International Stadium, Sabtu (23/5/2026), pelatih asal Brasil tersebut sempat menyebut proses negosiasi kontrak berjalan ke arah positif.

Meski demikian, manajemen Persija tetap mengambil keputusan berbeda setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pencapaian tim sepanjang musim.

Di bawah arahan Mauricio Souza, Persija sebenarnya menunjukkan perkembangan signifikan.

Tim ibu kota mampu mencatatkan raihan poin terbaik dalam satu dekade terakhir sejak Liga Indonesia kembali menggunakan format kompetisi satu wilayah.

Macan Kemayoran menutup musim dengan koleksi 71 poin hasil dari 22 kemenangan, lima hasil imbang, dan tujuh kekalahan.

Load More