- Lima negara peringkat teratas FIFA, yakni Prancis, Spanyol, Argentina, Inggris, dan Portugal, diprediksi menjadi kandidat kuat juara.
- Piala Dunia 2026 akan berlangsung dengan format baru 48 tim di Amerika Utara mulai Juni hingga Juli 2026.
- Para tim favorit mengandalkan kombinasi pemain senior berpengalaman serta talenta muda untuk meraih gelar juara di partai final.
Sementara itu, Timnas Inggris di bawah komando Thomas Tuchel memiliki ekspektasi besar untuk mengakhiri puasa gelar internasional yang sudah berlangsung selama enam dekade.
Tuchel memiliki lini serang tajam dengan kehadiran Harry Kane yang baru saja memecahkan rekor 61 gol dalam semusim bersama Bayern Munich.
Dukungan Jude Bellingham dan Bukayo Saka diyakini akan memberikan dimensi serangan yang lebih agresif dibanding era sebelumnya.
Portugal Andalkan Generasi Emas
Timnas Portugal tiba di Amerika Utara dengan skuad yang disebut sebagai salah satu generasi terbaik dalam sejarah mereka.
Cristiano Ronaldo bersiap mencatatkan sejarah dengan tampil di Piala Dunia keenamnya sembari tetap menjaga ketajaman bersama Al Nassr.
Roberto Martinez memiliki kemewahan taktik lewat kreativitas Bruno Fernandes di lini tengah serta ketangguhan Ruben Dias di jantung pertahanan.
Tantangan terbesar Portugal adalah menemukan keseimbangan antara kepemimpinan pemain senior dengan energi generasi baru seperti Joao Neves dan Rafael Leao.
Stabilitas pertahanan saat menghadapi tim-tim besar dunia tanpa dominasi penguasaan bola akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi juara Selecao das Quinas.
Baca Juga: Bikin Adem! Jelang Bela Timnas Indonesia, Ole Romeny Main Hadroh Bareng Santri di Ciputat
Latar Belakang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi perdana dalam sejarah sepak bola yang menggunakan format 48 tim nasional dan diselenggarakan di tiga negara sekaligus.
Pertandingan pembuka dijadwalkan berlangsung di Mexico City pada 11 Juni 2026, sementara partai final digelar pada 19 Juli 2026 di Amerika Serikat.
Peningkatan jumlah peserta membuat setiap tim favorit harus memiliki kesiapan fisik ekstra karena jumlah pertandingan menuju tangga juara lebih panjang dibanding edisi sebelumnya.
Tag
Berita Terkait
-
Luis de la Fuente: Lamine Yamal Harus Terbuka Terima Nasihat dan Jangan Cedera
-
Tidak Terpilihnya Dean Huijsen di Timnas Spanyol Menuai Tanda Tanya
-
FIFA Rilis Markas 48 Peserta Piala Dunia 2026: Inggris dan Argentina Pilih Kansas, Iran di Tijuana
-
Son Heung-min Pamit di Piala Dunia 2026, Beban Berat Cetak Sejarah Buat Korea Selatan
-
Banyak Rekan Setim, Wataru Endo Antusias Hadapi Belanda pada Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi