Bola / Liga Inggris
Rabu, 27 Mei 2026 | 14:53 WIB
Striker Liverpool #11 Mohamed Salah (tengah) merayakan golnya ke gawang Toulouse pada pertandingan grup E Liga Eropa UEFA di Anfield di Liverpool pada 26 Oktober 2023. Oli SCARFF / AFP
Baca 10 detik
  • Liverpool menjadikan penyerang RB Leipzig, Yan Diomande, sebagai target utama pengganti Mohamed Salah.

  • Manajer Arne Slot menegaskan pentingnya kehadiran penyerang sayap baru demi mengembalikan agresivitas tim.

  • Sektor sayap menjadi fokus utama evaluasi menyusul merosotnya produktivitas gol Liverpool musim ini.

"Saya pikir musim lalu memberi Anda jawabannya."

"Seberapa pentingkah pemain sayap kita musim lalu bagi kesuksesan kita?" tanya Slot.

"Mereka mencetak gol, memberikan umpan matang, jadi mereka adalah bagian vital dari keberhasilan kita menjuarai liga musim lalu."

"Secara umum dalam sepak bola, Anda melihat fokus yang semakin besar pada sektor sayap."

"Salah satu alasan mengapa kita sangat sulit dihadapi adalah karena kita memiliki ancaman di sisi kanan dan kiri."

"Itu bukan hanya peran pemain sayap semata."

"Ini adalah kombinasi apik antara pemain sayap dan bek sayap."

"Musim lalu, jika harus mendeskripsikan gaya bermain, saya akan menyebutnya sangat bergantung pada kombinasi penyerang sayap dan bek sayap."

"Kami telah mencoba formula itu lagi musim ini, tetapi tidak ada hasil akhir maksimal seperti yang kami miliki musim lalu."

Baca Juga: Liverpool Bisa Juara Liga Inggris Lebih Banyak jika Tak Ada Pep Guardiola

"Itu tidak berarti ini hanya kesalahan mereka saja."

"Kita semua, termasuk saya sendiri, tidak memberikan level performa yang sama seperti yang kita tunjukkan musim lalu," pungkas Slot.

Kepergian Mohamed Salah menandai akhir dari era keemasan sembilan tahun pengabdiannya bersama Liverpool. Laga terakhirnya ditutup dengan sebuah asis bagi Curtis Jones saat timnya ditahan imbang Brentford.

Selama berseragam The Reds, Salah menorehkan statistik fantastis dengan keterlibatan dalam 377 gol dari 442 laga. Kehilangan figur seproduktif ini memaksa manajemen bergerak cepat di bursa transfer demi menjaga daya saing klub.

Load More