- Suporter Arsenal dan PSG terlibat bentrokan fisik di pusat kota Budapest menjelang laga final Liga Champions 2025/2026.
- Kepolisian Hungaria menangkap beberapa pendukung asal Inggris akibat tindakan kerusuhan, perkelahian, serta perusakan kendaraan di area publik.
- Otoritas Hungaria mengerahkan 4.000 personel keamanan untuk mengamankan jalannya pertandingan bagi puluhan ribu suporter yang memadati Budapest.
Bahkan, sekitar 10.000 suporter diperkirakan datang tanpa tiket hanya untuk merasakan atmosfer final secara langsung.
Komandan operasi pengamanan final, Janos Zoltan Kuczik, menegaskan aparat tidak akan mentoleransi tindakan yang mengganggu ketertiban umum.
"Kami akan bertindak tegas jika menemukan perilaku yang mengganggu ketertiban publik. Kehadiran suporter dari London dan Paris secara bersamaan di Budapest memang membawa risiko, tetapi tugas kami adalah meminimalkan risiko tersebut," ujarnya dilansir dari Dailymail.
Persiapan keamanan untuk laga puncak Liga Champions disebut telah dilakukan lebih dari satu tahun.
Otoritas Hungaria bahkan berkonsultasi dengan aparat keamanan di London dan Paris serta mempelajari operasi pengamanan final musim lalu di Munich.
Sementara itu, ribuan pendukung kedua tim terus memadati jalan-jalan Budapest sejak Jumat malam.
Suporter Arsenal terlihat memenuhi kafe, restoran, dan area fan zone, sedangkan pendukung PSG dikawal polisi menuju stadion menjelang kick-off.
Tak hanya Budapest yang bersiaga. Di Paris, sejumlah toko, restoran, dan bangunan komersial di kawasan Champs-Elysees mulai memasang papan pelindung sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kerusuhan pascapertandingan, apa pun hasil final nanti.
Baca Juga: Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
Berita Terkait
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada
-
Panen Cuan! Arsenal Sudah Kantongi Rp 2 Triliun di Liga Champions Musim Ini
-
5 Pemain Kunci PSG untuk Kalahkan Arsenal di Final Liga Champions
-
Main di Liga Champions Musim Depan, Como 1907 Harus Numpang di Markas Jay Idzes Cs
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada
-
Panen Cuan! Arsenal Sudah Kantongi Rp 2 Triliun di Liga Champions Musim Ini