Bola / Bola Dunia
Selasa, 02 Juni 2026 | 12:37 WIB
Penyerang timnas Prancis, Kylian Mbappe (kiri) dan bek William Saliba menjalani sesi latihan di Stadion Paul Janes di Duesseldorf pada 16 Juni 2024, menjelang pertandingan Grup D Euro 2024 melawan Austria. FRANCK FIFE / AFP.

Sayangnya, langkah Arsenal di final Eropa harus terhenti dramatis lewat adu penalti melawan Paris Saint-Germain di Budapest.

Kini, fokus utama beralih pada bagaimana armada Deschamps mampu menjaga ambisi besar mereka tanpa kehadiran sang bek terbaik.

Didier Deschamps menegaskan bahwa timnya tetap mengusung target tertinggi walau harus menghadapi situasi sulit kehilangan pemain kunci.

Arsitek taktik legendaris tersebut meminta seluruh anak asuhnya untuk tidak kehilangan fokus dan tetap membumi di turnamen nanti.

"Saya memiliki ambisi, dan saya ingin para pemain juga memilikinya. Namun saya tidak ingin kita kehilangan kerendahan hati kita. Saya tidak akan bersembunyi dan mengatakan bahwa kami tidak termasuk di antara tim yang berpotensi menjadi juara dunia."

Ia menambahkan bahwa persaingan menuju takhta tertinggi sepak bola internasional saat ini jauh lebih merata dan kompetitif.

"Namun ada delapan, mungkin 10 tim yang bisa mengatakan hal itu. Bukan dengan berteriak: 'Kami yang terbaik, kami yang terkuat,'" tegas Deschamps.

Cedera yang dialami William Saliba terjadi di tengah performa puncaknya yang sedang diakui sebagai salah satu bek terbaik dunia setelah tampil solid sepanjang musim.

Absennya Saliba tentu mengubah peta kekuatan dan strategi bertahan Prancis yang dikenal sangat kokoh dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Daftar Pemain Kroasia di Piala Dunia 2026, Luka Modric Pimpin Skuad

Bagi sang pemain, momen ini menjadi tragedi personal yang pahit mengingat Piala Dunia merupakan panggung impian terbesar bagi setiap pesepak bola profesional.

Load More