- Just Fontaine memegang rekor gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia dengan 13 gol pada tahun 1958.
- Para penyerang modern seperti Mbappe dan Ronaldo belum mampu melampaui rekor yang tercipta sebelum tahun 1970 tersebut.
- Penambahan jumlah peserta dan pertandingan pada Piala Dunia 2026 membuka peluang baru untuk memecahkan rekor gol individu.
Legenda Portugal, Eusébio, juga mencatatkan prestasi luar biasa dengan sembilan gol pada Piala Dunia 1966, termasuk empat gol dari titik penalti.
Setelah era tersebut, Ronaldo Nazário menjadi pemain yang paling mendekati rekor Fontaine ketika mencetak delapan gol untuk Brasil pada Piala Dunia 2002.
Dua dekade kemudian, Kylian Mbappe hampir menyamai pencapaian tersebut lewat torehan delapan gol di Piala Dunia Qatar 2022, termasuk hattrick bersejarah pada laga final melawan Argentina.
Meski demikian, ketajaman Mbappe belum cukup untuk menggoyahkan rekor Fontaine yang telah bertahan lebih dari 65 tahun.
Format Baru Buka Peluang Rekor Pecah
Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan menggunakan format baru dengan 48 peserta.
Penambahan jumlah tim membuat finalis berpotensi memainkan hingga delapan pertandingan, lebih banyak dibandingkan format sebelumnya.
Kondisi tersebut membuka peluang lebih besar bagi para penyerang untuk mengejar rekor gol individu yang selama ini sulit disentuh.
Kini perhatian tertuju kepada nama-nama seperti Kylian Mbappe dan Erling Haaland yang berpotensi memanfaatkan format baru tersebut untuk menorehkan sejarah.
Baca Juga: FIFA Perketat VAR di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Ala Inggris Bisa Dianulir
Apakah rekor 13 gol milik Just Fontaine akhirnya akan tumbang di Piala Dunia 2026? Jawabannya akan ditentukan di Amerika Utara tahun depan.
Piala Dunia FIFA telah berkembang dari turnamen berisi 13 peserta pada 1930 menjadi ajang yang akan diikuti 48 negara pada 2026.
Sepanjang sejarahnya, hanya lima pemain yang mampu mencetak sembilan gol atau lebih dalam satu edisi turnamen, dan seluruh pencapaian tersebut terjadi sebelum 1970.
Perkembangan taktik, peningkatan kualitas pertahanan, serta tingginya intensitas pertandingan membuat rekor gol individu menjadi semakin sulit dipecahkan.
Berita Terkait
-
Norwegia Pamer Kekuatan Jelang Piala Dunia 2026, Hajar Swedia Meski Tanpa Erling Haaland
-
Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Versi Opta: Spanyol Ungguli Inggris, Prancis, dan Argentina
-
Daftar Pemain Kroasia di Piala Dunia 2026, Luka Modric Pimpin Skuad
-
Sosok 'Pemain Super' Piala Dunia Berdasarkan Statistik: Sundulan Klose, Visi Modric, Skill Messi
-
Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi