- Otoritas Israel memperpanjang penahanan atlet timnas sepak bola putri Palestina, Rand Halawani, sejak Selasa malam di Yerusalem.
- Militer Israel menangkap Halawani bersama Natalie Abu Diyeh dan tiga perempuan lain atas tuduhan keterlibatan aktivitas terorisme.
- Asosiasi Sepak Bola Palestina dan Universitas Birzeit mengecam penangkapan tersebut sebagai bagian dari pola sistematis penindakan atlet.
Suara.com - Otoritas Israel memperpanjang penahanan pemain tim nasional sepak bola putri Palestina, Rand Halawani, setelah ia dipanggil untuk menjalani pemeriksaan di Yerusalem.
Penahanan pesepak bola berusia 20 tahun itu menuai kecaman dari Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA).
Halawani ditangkap pada Selasa (2/6/2026) malam bersama sejumlah perempuan lainnya.
Pengadilan Israel pada Rabu memutuskan untuk memperpanjang masa tahanan Halawani hingga Jumat.
Keputusan ini memperkuat kekhawatiran atas perlakuan terhadap atlet Palestina.
Dalam pernyataannya, PFA menilai penangkapan tersebut bukan kasus tunggal.
“Ini bukan insiden terpisah, melainkan bagian dari pola sistematis yang menargetkan atlet Palestina tanpa akuntabilitas,” demikian pernyataan resmi PFA.
Selain Halawani, militer Israel juga menahan mantan pemain timnas Palestina, Natalie Abu Diyeh, yang kini berstatus mahasiswa di Universitas Birzeit.
Tiga perempuan muda lainnya turut ditangkap di wilayah Tepi Barat yang diduduki.
Baca Juga: Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat
Pihak militer Israel menyatakan para perempuan tersebut diduga terlibat dalam aktivitas yang mempromosikan terorisme.
Namun, tuduhan ini dibantah oleh sejumlah pihak Palestina.
Universitas Birzeit mengecam keras penangkapan tersebut.
Mereka menilai tindakan itu sebagai bagian dari kebijakan sistematis yang menghambat pendidikan dan hak mahasiswa Palestina.
Uskup Imad Haddad dari Gereja Lutheran Injili di Yordania dan Tanah Suci juga menyerukan pembebasan Abu Diyeh.
“Kami sangat terkejut dan ngeri, terlebih keluarganya belum mengetahui keberadaannya,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat
-
Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis
-
Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran
-
Disebut Orang Gila oleh Trump, Benjamin Netanyahu: Kami Tetap Sahabat
-
Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
-
Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia
-
Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda
-
Persib Bandung Hattrick Juara, Terima Bonus Rp1 Miliar dari KDM